Jadi Wabah Dunia, Virus Corona Diduga Berasal dari Pasar Ikan di Kota Wuhan

Vania Rossa | Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 23 Januari 2020 | 06:00 WIB
Jadi Wabah Dunia, Virus Corona Diduga Berasal dari Pasar Ikan di Kota Wuhan
Ilustrasi Pasar Ikan. (Shutterstock)

Dikutip Suara.com dari National Geographic, virus penyebab wabah mematikan di China ini masih satu keluarga dengan virus penyebab SARS (sindrom pernafasan akut berat), yaitu virus corona. Virus corona sendiri merupakan jenis virus yang beragam.

Anak terinfeksi bakteri dari kucing (Pixabay/susannp4)
Ilustrasi virus corona bisa bersarang, hewan salah satunya kucing. (Pixabay/susannp4)

Beberapa jenis virus corona dapat menyebabkan manusia sakit, lainnya bersarang di hewan seperti unta, kucing, dan kelelawar.

Mengingat pasar ikan di Wuhan menjual beragam jenis hewan lainnya, maka seorang pakar ekologi dari EcoHealth Alliance, Kevin Olival, mengatakan bahwa mencampur banyak hewan dalam satu tempat yang tidak biasa dapat membahayakan.

"Ketika kalian membawa binatang bersama dalam situasi tak biasa, kalian telah membahayakan kesehatan manusia. Kalau hewan disimpan dalam kondisi buruk dan stres, hewan tersebut dapat membentuk virus dan membuat sakit," katanya dikutip dari National Geographic.

Belum Ada Vaksin dan Obat

Hingga saat ini, ancaman wabah virus corona yang berasal dari China telah menyebar ke berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, hingga yang terbaru adalah Amerika Serikat.

Total sudah ada sekitar 450-an orang sakit dengan 9 orang di antaranya menjadi korban meninggal dunia.

Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)
Batuk, salah satu gejala infeksi virus corona. (Shutterstock)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sudah menyatakan bahwa hingga saat ini, belum ada vaksin dan obat untuk mengatasi wabah tersebut.

"Jenis virus ini tidak ada obatnya dan belum ada vaksinnya, yang ada hanya mengobati gejalanya. Misal obat untuk gejala flu, batuk, dan sesak napas," tambah Vensya.

Sebagai bentuk antisipasi, pemerintah lewat kerjasama lintas sektor seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, hingga Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1, telah menyiapkan antisipasi berupa 12 ribu masker N95 dan 35 ribu Health Alert Card yang baru akan digunakan jika sudah ada kasus tersangka virus corona masuk ke Indonesia.

"Negara kita siap. Kemenkes sudah menyiapkan semua daerah dan berjenjang mulai dari provinsi, kabupaten dan kota, laboratorium, termasuk juga KKP," tambah Vensya.

Sembari menunggu informasi lebih lanjut dan mendalam mengenai virus corona, Vensya mengimbau masyarakat untuk menerapkan gaya hidup bersih dan sehat demi menghalau virus mematikan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Menghantui Indonesia, Kemenkes: Kami Siap Hadapi

Virus Corona Menghantui Indonesia, Kemenkes: Kami Siap Hadapi

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 20:16 WIB

Virus Corona Bisa Menular Manusia ke Manusia? Kemenkes Tunggu Tanggapan WHO

Virus Corona Bisa Menular Manusia ke Manusia? Kemenkes Tunggu Tanggapan WHO

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 20:25 WIB

Korban Virus Corona Bertambah, Mengenal Prinsip Pengobatan Ayurveda

Korban Virus Corona Bertambah, Mengenal Prinsip Pengobatan Ayurveda

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 19:15 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB