Waduh, Warna Urine Bisa Tunjukkan Gejala Kanker Pankreas Pada Lelaki?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 23 Januari 2020 | 10:46 WIB
Waduh, Warna Urine Bisa Tunjukkan Gejala Kanker Pankreas Pada Lelaki?
Seorang lelaki kencing di toilet. [shutterstock]

Suara.com - Waduh, Warna Urine Bisa Tunjukkan Gejala Kanker Pankreas Pada Lelaki?

Kanker pankreas adalah salah satu kanker yang paling umum terjadi di Inggris, apalagi hingga kini kanker ini belum ditemukan obatnya.

Solusi yang terbaik ialah mengidentifikasi sedini mungkin untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Ahli mengungkap gejalanya seperti rasa sakit di punggung atau perut, juga disertai warna air kencing tertentu.

Mengutip laman Medical Daily, Rabu (22/1/2020) NHS menyebutkan jika air kencing yang berwarna kuning jeruk, ternyata jadi indikasi kuat seseorang menderita kanker pankreas stadium awal.

Air kencing berwarna orange jadi tanda kuat seseorang menderita penyakit kuning, yang merupakan salah satu gejala dari kanker pankreas. Penyakit kuning adalah penyakit yang membuat kulit dan mata yang tadinya putih berubah menjadi kuning. Namun sumber lain juga menyebutkan penyakit kuning bisa membuat tinja berwarna pucat dan kulit gatal.

"Namun dalam beberapa bulan terakhir, Anda juga menderita penyakit kuning jika hati tidak bisa berfungsi dengan baik, atau jika saluran empedu tersumbat, lalu terjadi pengeringan empedu," ujar perwakilan organisasi Kanker Pankreas Inggris, dilansir Medical Daily.

Empedu sendiri adalah cairan yang diproduksi oleh hati untuk membantu proses pencernaan. Saluran untuk empedu akan membawa empedu dari hati ke duodenum atau usus 12 jari.

Ilustrasi urine (Pixabay/Frolecsomepl)
Ilustrasi urine (Pixabay/Frolecsomepl)

"Jika Anda sudah memiliki tabung yang disebut stent empedu dimasukkan ke saluran empedu untuk mengobati penyakit kuning, kanker mungkin telah tumbuh untuk memblokir stent, menyebabkan penyakit kuning kembali," tambahnya.

Kanker pankreas sendiri umumnya disebabkan oleh rokok, alkohol, kelebihan berat badan dan menderita kanker sebelumnya. Kanker pankreas sendiri mengisi 3 persen dari total kanker yang di derita masyarakat Amerika Serikat.

Terjadinya kanker pankreas karena adanya pertumbuhan sel yang tidak terkendali di bagian pankreas tubuh. Kemudian kanker pun menyebar dan menganggu fungsi pankreas itu sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKW Nekat Campur Air Seni ke Minuman Majikan, Padahal Begini Bahayanya

TKW Nekat Campur Air Seni ke Minuman Majikan, Padahal Begini Bahayanya

Health | Rabu, 15 Januari 2020 | 13:03 WIB

Dokter Lalai, Pasien Kanker Pankreas Terbakar Saat Dioperasi

Dokter Lalai, Pasien Kanker Pankreas Terbakar Saat Dioperasi

Health | Rabu, 01 Januari 2020 | 18:40 WIB

Sensasi Terbakar dan Urine Jadi Lebih Hangat? Awas Idap Disuria!

Sensasi Terbakar dan Urine Jadi Lebih Hangat? Awas Idap Disuria!

Health | Senin, 23 Desember 2019 | 16:46 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB