Infeksi Paru-Paru, Anak Autis Meninggal Dunia Tanpa Menunjukkan Gejala

Jum'at, 24 Januari 2020 | 18:10 WIB
Infeksi Paru-Paru, Anak Autis Meninggal Dunia Tanpa Menunjukkan Gejala
Ilustrasi anak autisme. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang balita 4 tahun asal Irlandia ditemukan meninggal dunia setelah tidak responsif selepas tidur siang di tempat penitipannya.

Balita bernama Cillian O'Driscoll meninggal dunia setelah terinfeksi virus yang menyerang paru-paru. Kondisi inilah yang membuatnya tidak responsif setelah tidur siang.

Ayah Cillian O'Driscoll, dilansir oleh mirror.co.uk, mengaku sangat hancur melihat anaknya yang didiagnosis gangguan autisme non-verbal itu telah meninggal dunia.

Kematian Cillian O'Driscoll ini pun dikhawatirkan menunjukkan bahwa Kinder Care, tempat Cillian O'Driscoll dititipkan, tidak mengikuti aturan Kebijakan Tidur Aman sebelum kejadian.

Cillian O'Driscoll yang seorang anak dengan gangguan autisme seharusnya diperiksa setiap 10 menit ketika tidur. Tetapi, tidak ditemukan ada catatan tertulis mengenai hal itu.

Saat itu, Cillian O'Driscoll tidur di sebuah rumah pohon kecil di ruang bermain creche. Ia memiliki asisten kebutuhan khusus untuk mengawasinya, tetapi asistennya telah pergi 2 jam sebelum kejadian.

Ilustrasi anak tidur. [Shutterstock]
Ilustrasi anak tidur. [Shutterstock]

Sampai akhirnya, sang ayah menerima telepon pada pukul setengah 3 sore yang mengabarkan bahwa anaknya sudah tak sadarkan diri. Saat itu Cillian O'Driscoll pun sudah dilarikan ke Rumah Sakit Universita Cork, Irlandia.

John Paul, ayah Cillian O'Driscoll melihat ketika itu anaknya sudah tidak sadarkan diri, tubuh lesu, dan matanya menutup.

SNA Christine Murray lantas mengatakan bahwa Cillian terlihat mengantuk di pagi hari ketika bermain di rumah pohon kecil kesukaannya.

Baca Juga: Heboh Corona, Bandara Juanda Siapkan Kamar Isolasi dan Thermal Scanner

Lalu, Cillian pergi tidur sekitar pukul setengah 12 siang. Saat itu, Christine sempat meninggalkan Cillian yang tertidur beberapa menit.

Ketika ia kembali, ia tak ingin membangunkan Cillian yang terlihat pulas. Beberapa lama kemudian, ia baru melihat bahwa pipi Cillian kemerahan dan ia mulai khawatir.

Ilustrasi foto rontgen paru-paru. (Shutterstock)
Ilustrasi foto rontgen paru-paru. (Shutterstock)

Seorang pegawai Ciara O'Connor mengaku sempat melihat Cillian menggerakkan tubuhnya sekitar pukul setengah 2 siang. Tetapi, Cillian mulai tidak responsif pukul 2 siang.

Rumah sakit pun sempat melakukan CPR untuk menyelamatkan Cillian, tetapi tidak berhasil. Dokter mengatakan bahwa Cillian meninggal dunia karena serangan pernapasan kardio akibat miokarditis dan pneumonia bronkial bilateral yang parah.

Dokter juga mengatakan bahwa Cillian kemungkinan besar tidak menunjukkan gejala apapun sebelum meninggal dunia.

Akibat kejadian ini, orangttua Cillian berharap agar orangtua maupun asisten anak berkebutuhan khusus harus rutin mengecek kondisi anak dengan ASD secara berkala. Jadi, kondisi seperti Cillian bisa ditangani lebih cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI