Guru SMP Diketahui Mengalami Tingkat Stres Tinggi, Bakal Buruk Bagi Siswa

Yasinta Rahmawati

Selasa, 28 Januari 2020 | 17:23 WIB
Guru SMP Diketahui Mengalami Tingkat Stres Tinggi, Bakal Buruk Bagi Siswa
Ilustrasi guru matematika. (Unsplash/JESHOOTS.COM)

Suara.com - Peneliti dari University of Missouri telah menemukan bahwa 94% guru sekolah menengah pertama (SMP) mengalami tingkat stres tinggi, yang dapat berkontribusi pada hasil negatif bagi siswa.

"Sekolah menengah pertama adalah waktu yang sangat penting dalam kehidupan siswa ketika mereka beralih dari sekolah dasar dan memiliki banyak guru yang berbeda," kata Keith Herman, profesor di MU College of Education, dikutip dari Science Daily.

"Sangat penting bahwa kita memahami bagaimana stres berdampak pada guru SMP sehingga kita dapat menemukan cara untuk mendukung mereka," lanjutnya.

Herman, bersama dengan sesama peneliti MU Wendy Reinke, Sara Prewett, Colleen Eddy dan Alyson Savale, mempelajari data yang dikumpulkan dari sembilan sekolah menengah di dua distrik sekolah kota di Midwest.

Para peneliti menemukan bahwa hampir semua guru melaporkan stres yang tinggi. Mereka juga menemukan bahwa guru bervariasi dalam cara mereka mengatasi stres.

Ilustrasi guru mengajar. (Shutterstock)
Ilustrasi guru mengajar. (Shutterstock)

Kelompok terbesar, 66%, melaporkan stres tinggi dan koping (cara mengatasi stres) tinggi. Lalu hampir sepertiga dari peserta, 28%, melaporkan stres tinggi dan koping yang rendah. Sedangkan hanya 6% guru sekolah menengah melaporkan tingkat stres yang rendah dan kemampuan koping yang tinggi.

"Sayangnya temuan kami menunjukkan banyak guru tidak mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk mengatasi stres pekerjaan mereka," kata Herman.

"Buktinya jelas bahwa stres guru terkait dengan keberhasilan siswa, sehingga sangat penting bahwa kami menemukan cara untuk mengurangi lingkungan sekolah yang penuh tekanan sambil juga membantu guru mengatasi tuntutan pekerjaan mereka," jelasnya.

Herman menyarankan bahwa distrik sekolah bisa menyediakan akses ke inisiatif dan program yang mempromosikan kesehatan mental untuk meningkatkan kondisi bagi guru SMP. Ini dapat mencakup program kesehatan, dukungan organisasi untuk guru dan intervensi kesehatan mental.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anne Watanabe Diselingkuhi Masahiro, Peneliti Sebut Ada Dampak Emosional

Anne Watanabe Diselingkuhi Masahiro, Peneliti Sebut Ada Dampak Emosional

Lifestyle | Jum'at, 24 Januari 2020 | 18:55 WIB

Tak Hanya Kebugaran Tubuh, Ini 3 Olahraga Terbaik untuk Kesehatan Mental

Tak Hanya Kebugaran Tubuh, Ini 3 Olahraga Terbaik untuk Kesehatan Mental

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 17:45 WIB

Hal yang Perlu Dilakukan Jika Sesi Terapi Tak Berefek pada Kesehatan Mental

Hal yang Perlu Dilakukan Jika Sesi Terapi Tak Berefek pada Kesehatan Mental

Health | Selasa, 21 Januari 2020 | 14:30 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×