18 Hari Perawatan Intensif, Satu Pasien Virus Corona di China Mulai Membaik

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 29 Januari 2020 | 13:34 WIB
18 Hari Perawatan Intensif, Satu Pasien Virus Corona di China Mulai Membaik
Petugas medis meggunakan pakaian biosafety saat penyuluhan terkait pencegahan virus Corona (2019-nCoV) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Orang India pertama yang didiagnosis terinfeksi virus corona oleh rumah sakit di China mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Pratibha Maheshwari, sepupu dari pasien virus corona di China itu pun berbagi mengenai kondisi kesehatan saudaranya lewat Facebook.

"Terima kasih banyak untuk yang membantu perawatan sepupu saya. Kemurahan hati dan doa-doamu telah membantu kondisinya pulih. Sekarang ia masih duduk di kursi roda," tulisnya di Facebook dikutip oleh Live Mint.

Pratibha mengatakan sepupunya masih perlu menumpuh waktu yang cukup panjang untuk masa pemulihan. Dokter berharap ia bisa terbebas dari ventilator dalam 3-4 hari ke depan.

Pasien India itu bernama Preeti Maheshwari. Ia adalah seorang guru Sekolah Seni dasar di Sekolah Sains dan Teknologi Internasional di Shenzhen, China.

Petugas medis meggunakan pakaian biosafety saat penyuluhan terkait pencegahan virus Corona (2019-nCoV) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas medis meggunakan pakaian biosafety saat penyuluhan terkait pencegahan virus Corona (2019-nCoV) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Ibu dua anak ini didiagnosis menderita virus corona pneumonia, gagal pernapasan tipe 1, sindrom disfungsi organ ganda (MODS) dan syok septik. Akibatnya, ia menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Shekou di Shenzhen pada 11 Januari 2020 lalu.

Setelah menjalani perawatan kurang lebih 18 hari, dokter mengatakan paru-paru Preeti mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Meskipun Preeti masih dalam perawatan kritis, tetapi dokter telah mematikan mesin medis Extracorporeal Membrane Oxygenation (ECMO) ketika tersadar.

Saat ini Preeti masih menggunakan bantuan ventilator, oksigen eksternal dan pemurnian darah. Selain itu, Preeti juga mulai menjalankan terapi kursi roda setiap Senin selama 60 menit.

Karena itu, dokter berharap kondisi paru-paru Preeti akan mulai membaik selama seminggu. Sehingga dokter bisa melepas alat ventilator pada Preeti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kehabisan Masker, Mahasiswa Indonesia di China Pakai Pembalut Cegah Corona

Kehabisan Masker, Mahasiswa Indonesia di China Pakai Pembalut Cegah Corona

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 13:29 WIB

Harga Masker di China Naik 6 Kali Lipat, Rp 1,6 Juta Per Kotak

Harga Masker di China Naik 6 Kali Lipat, Rp 1,6 Juta Per Kotak

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 13:16 WIB

Mahasiswa Indonesia di Wuhan: Banyak Berita Tak Benar Bikin Kami Stres

Mahasiswa Indonesia di Wuhan: Banyak Berita Tak Benar Bikin Kami Stres

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 13:32 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB