Bantu Kemenkes Menghalau Virus Corona, TNI Dapat Apresiasi dari DPR

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 30 Januari 2020 | 05:55 WIB
Bantu Kemenkes Menghalau Virus Corona, TNI Dapat Apresiasi dari DPR
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengapresiasi kinerja pemerintah yang tanggap mencegah masuknya virus corona ke Indonesia. (Suara.com/Dini Afrianti)

Suara.com - Bantu Kemenkes Menghalau Virus Corona, TNI Dapat Apresiasi dari DPR

Komisi XI DPR RI melakukan kunjungan ke RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso terkait kesiap-siagaan Indonesia menghadapi virus corona yang telah menginfeksi 14 negara di dunia.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengapresiasi kinerja pemerintah dalam mengontrol imigrasi di bandara dan pelabuhan yang bekerjasama dengan pihak TNI, demi mencegah masuknya virus corona di Indonesia.

"Kami terima kasih karena di titik masuk sudah dalam pengendalian Kemenkes dan pihak terkait termasuk keluar masuk pelabuhan sudah di kontrol ditutup sementara," ujar Melkiades di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Rabu (29/1/2020).

"Kami juga apresiasi dukungan pihak TNI akan membantu andai kata kejadian parimeter kejadian. Misalnya di luar RS, TNI membantu tentu penanganan ini jauh lebih baik dibanding SARS dan sebagainya," sambung Melkiades.

Melkiades berterimakasih terhadap kinerja pemerintah yang siap menangani, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Seperti adanya pasien virus corona yang dinyatakan positif, dengan menghadirkan 100 rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia, dimana fasilitas dan peralatan sudah siap sedia untuk melakukan perawatan.

Di sisi lain Melkiades melihat, jika dibandingkan beberapa virus yang menggemparkan beberapa waktu lalu seperti SARS dan flu burung yang tingkat kefatalanya 90 hingga 100 persen. Sedangkan virus corona ini tingkat kefatalan hanya mencapai 5 persen yang tewas dari jumlah mereka yang terinfeksi.

"Nah, penyakit ini tadi sudah di cek itu kira-kira 5000 lebih yang kena, meninggal ratusan orang, kurang lebih 5 persen. Jadi ini jauh tingkat kematiannya dibandingkan dengan flu burung," paparnya.

Selebihnya anggota fraksi golkar itu meminta masyarakat untuk tidak khawatir dan tenang, serta tidak menimbulkan kepanikkan baru. Apalagi hingga menyebarkan hoax atau kabar bohong yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

baca juga

"Karena memang kepanikan ini muncul karena eskalasi media sosial yang begitu tinggi belum terverifikasi. Penjelasan ibu bapak dokter ini, justru ini menenangkan kita semua, bahwa ini masih tertangani dengan sangat baik," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawab Kegelisahan Masyarakat, Kemenkes: Tak Ada Kasus Corona di Indonesia

Jawab Kegelisahan Masyarakat, Kemenkes: Tak Ada Kasus Corona di Indonesia

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 19:57 WIB

Kemenkes Pastikan Indonesia Masih Zero Positif Virus Corona

Kemenkes Pastikan Indonesia Masih Zero Positif Virus Corona

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 15:00 WIB

Menkes Soal Virus Corona: Kami Siaga Penuh Tanpa Kepanikan

Menkes Soal Virus Corona: Kami Siaga Penuh Tanpa Kepanikan

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 13:27 WIB

Terkini

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Foto | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

News | Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB

×