Hong Kong Sudah Kembangkan Vaksin Virus Corona, Kapan Bisa Digunakan?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 30 Januari 2020 | 09:17 WIB
Hong Kong Sudah Kembangkan Vaksin Virus Corona, Kapan Bisa Digunakan?
iIlustrasi vaksin (shutterstock)

Suara.com - Jumlah korban meninggal akibat virus corona sudah mencapai setidaknya 132 orang. Sedangkan, orang yang positif terinfeksi virus corona mencapai lebih dari 6.000 orang di China.

Negara-negara lain di luar China pun mulai mewaspadai penyebaran virus corona yang makin tajam, terutama sejumlah negara yang sudah melaporkan adanya kasus positif virus corona.

Sementara itu, peneliti Hong Kong tengah berusaha mengembangkan vaksin untuk mengatasi virus corona Wuhan yang mematikan. Tetapi, vaksin itu masih perlu diuji sebelum disalurkan ke publik.

Para ilmuwan di China dan Amerika Serikat juga berusaha mengembangkan vaksin untuk wabaha virus corona secara terpisah.

Profesor Yuen Kwok-yung, ketua penyakit menular di Universitas Hong Kong mengungkapkan bahwa tim penelitiannya sedang mengerjakan vaksin virus corona. Mereka juga telah mengisolasi virus yang sebelum tidak diketahui dari kasus impor pertama di kota itu.

Petugas medis meggunakan pakaian biosafety saat penyuluhan terkait pencegahan virus Corona (2019-nCoV) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas medis meggunakan pakaian biosafety saat penyuluhan terkait pencegahan virus Corona (2019-nCoV) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Kami sudah memproduksi vaksin, tetapi butuh waktu lama untuk mengujinya kepada hewan," kata Yuen dikutip dari asiaone.com.

Yuen memperdiksi kalau pengujian vaksin virus corona ini akan memakan waktu berulan-bulan. Saat ini mereka akan mengujinya pada hewan. Setelah satu tahun, mereka akan melakukan uji klinis pada manusia.

Dalam hal ini, peneliti dari Hong Kong mengembangkan vaksin virus corona dengan mengacu pada vaksin influenza yang berbentuk semprotan hidung.

Para peneliti memodifikasi vaksin flu bagian antigen permukaaan dari virus corona. Artinya, vaksin ini bisa mencegah virus influenza dan virus corona jenis baru yang menyebabkan pneumonia.

Ilustrasi wabah virus corona (coronavirus). (Shutterstock)
Ilustrasi wabah virus corona (coronavirus). (Shutterstock)

Jika berhasil diuji, vaksin ini bisa menjadi harapan baru bagi korban virus corona Wuhan yang telah mencapai lebih dari 6.000 orang.

Sejauh ini, Hong Kong telah mengonfirmasi 8 kasus virus corona. Tetapi, belum ada laporan kasus meninggal karena virus corona di Hong Kong.

Sebelumnya, Li Lanjuan, pakar penyakit menular di China, juga mengonfirmasi bahwa vaksin virus corona masih dikembangkan dan bisa digunakan sekitar 1 bulan lagi.

Terkait pendapat itu, Yuen mengaku tak yakin jika vaksin virus corona yang sedang dikembangkan oleh timnya bisa digunakan atau selesai dalam satu bulan.

"Jika pengujian vaksin virus corona pada hewan efektif dan aman. Vaksin ini baru diuji klinis pada manusia. Tapi, proses ini mungkin butuh satu tahun." paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jeritan Keluarga Mahasiswa Indonesia di Wuhan: Anak Kami Butuh Logistik

Jeritan Keluarga Mahasiswa Indonesia di Wuhan: Anak Kami Butuh Logistik

Jatim | Kamis, 30 Januari 2020 | 09:06 WIB

Berpisah dari Keluarga, Foto Perawat Dikirim ke Wuhan Ini Bikin Haru

Berpisah dari Keluarga, Foto Perawat Dikirim ke Wuhan Ini Bikin Haru

Tekno | Kamis, 30 Januari 2020 | 08:15 WIB

Gelisah dan Cemas Karena Virus Corona? Psikolog Beri Tips Menenangkan Diri

Gelisah dan Cemas Karena Virus Corona? Psikolog Beri Tips Menenangkan Diri

Health | Kamis, 30 Januari 2020 | 07:55 WIB

Antisipasi Corona, IDI Buat Pedoman Tatalaksana Khusus Tenaga Kesehatan

Antisipasi Corona, IDI Buat Pedoman Tatalaksana Khusus Tenaga Kesehatan

Video | Kamis, 30 Januari 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB