Pasien Terakhir Pulang, RSUP Dr Sardjito: Yogyakarta Aman dari Virus Corona

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 30 Januari 2020 | 17:59 WIB
Pasien Terakhir Pulang, RSUP Dr Sardjito: Yogyakarta Aman dari Virus Corona
Virus Corona. (Antara)

Suara.com - Pihak RSUP Dr Sardjito menyatakan bahwa Yogyakarta telah aman dari kabar kasus virus corona Wuhan atau 1029-nCoV. Pernyataan ini dibarengi dengan keluarnya hasil tes laboratorium pasien balita usia 3 tahun yang sebelumnya diduga terinfeksi virus corona.

"Kami menginformasikan kepada masyarakat luar bahwa Sardjito aman, Yogyakarta aman. Coronavirus tidak ada atau belum masuk ke wilayah kita," tutur Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan , pada Kamis (30/1/2020) di Gedung Diklat RSUP Dr Sardjito.

Hasil tes laboraturium balita usia 3 tahun yang berasal dari Shanghai, China, tersebut dikonfirmasi negatif oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Badan Litbangkes Kemenkes) pada Rabu (29/1/2020) malam.

"Jam 9.30 malam kami mendapat hasilnya," kata Dokter Spesialis Pulmonologi (paru) anak RSUP Dr Sardjito, Amalia Setyati.

Konferensi pers hasil pemeriksaan balita diduga terinfeksi virus corona (Himedik/Rosiana)
Konferensi pers hasil pemeriksaan balita diduga terinfeksi virus corona (Himedik/Rosiana)

Diketahui pasien balita tersebut dirujuk ke RSUP Dr Sardjito oleh salah satu rumah sakit swasta pada Selasa (28/1/2020). Saat itu pasien langsung ditangani di ruang isolasi dengan penanganan standar pasien biasa.

Tak hanya itu, pihak RSUP Dr Sardjito pun saat itu langsung mengirim sampel pasien ke tim laboratorium Litbangkes Kemenkes di Jakarta dan hasil sudah diterima pada Rabu malam.

"Ini menunjukkan bahwa kita semua siap untuk menangani kasus-kasus tersebut. Jadi, dari kecepatan pasien kami rawat kemudian sampel kita ambil dan dikirim, komunikasi juga tidak terputus," sambung Amalia.

Ia menambahkan, pasien sudah dipulangkan pada Kamis pagi, tepatnya pukul 09.30 WIB.

"Pasien sudah pulang tadi. Sekitar jam 09.30 kita pulangkan pasien dengan pemeriksaan final. Ketika sudah ada satu hasil laboratorium negatif, kita nyatakan final, tidak usah ada pemantauan dan lain sebagainya. Dia sudah terbebas dari coronavirus," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Berita Palsu soal Virus Corona, Salah Satunya Minum Bodrex Sembuh

6 Berita Palsu soal Virus Corona, Salah Satunya Minum Bodrex Sembuh

News | Kamis, 30 Januari 2020 | 17:57 WIB

Ada Wabah Virus Corona, Hotel BUMN Kehilangan Pesanan Kamar Hotel

Ada Wabah Virus Corona, Hotel BUMN Kehilangan Pesanan Kamar Hotel

Bisnis | Kamis, 30 Januari 2020 | 17:27 WIB

Tertahan di Yunnan, Dosen UAD Ungkap Kondisi Wabah Virus Corona di China

Tertahan di Yunnan, Dosen UAD Ungkap Kondisi Wabah Virus Corona di China

Jogja | Kamis, 30 Januari 2020 | 17:27 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB