Awas, Bibir Pecah-Pecah Bisa Jadi Tanda Diabetes

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 01 Februari 2020 | 14:38 WIB
Awas, Bibir Pecah-Pecah Bisa Jadi Tanda Diabetes
Ilustrasi bibir pecah-pecah. [shutterstock]

Suara.com - Kulit bibir terkelupas memang suka bikin gemas, membuatmu kadang ingin menarik dan mengelupasnya. Meski kamu tahu keisengan ini bisa berdampak pada bibir perih dan terluka, tapi tetap saja masih banyak yang melakukannya.

Tapi tahukah kamu, bibir pecah-pecah ternyata bukan sekadar karena kering, melainkan tanda adanya sesuatu yang tidak baik dengan tubuhmu.

Mengutip laman Times of India, Sabtu (1/2/2020), spesialis penyakit dalam Dr. Sudha Menon mengatakan mengonsumsi obat tradisional racikan rumah akan mengatasi bibir pecah-pecah, selama itu bukan dikarenakan kasus yang berat.

"(Bibir pecah-pecah) disebut juga cheilitis. Bibir pecah-pecah sering ditandai dengan retak, pecah-pecah, dan terkelupas. Menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi, dilengkapi dengan pengobatan rumahan, dapat membantu jika itu bukan kasus yang ekstrem. Tetapi jika kekeringan memburuk, ini mungkin mengarah pada masalah kesehatan lainnya," ujar Dr Sudha.

Sementara itu, ahli gizi dan konsultan kesehatan umum Kavita Devgan, menyebut bibir pecah-pecah bisa disebabkan karena masalah mendasar seperti dehidrasi, sembelit, anemia, hingga diabetes. Bibir pecah-pecah juga bisa disebabkan alergi obat-obatan tertentu, kekurangan vitamin dan mineral dalam tubuh, serta stres dan cemas.

"Jaga bibir Anda dengan teratur melakukan diet seimbang teratur, menjaga diri Anda tetap terhidrasi. Penting juga untuk selalu memeriksa kesehatan Anda secara menyeluruh, sehingga tidak ada kekurangan di tubuh Anda," jelas Kavita.

Kavita juga mengingatkan untuk tidak mengabaikan setiap masalah kulit yang timbul, termasuk bibir pecah-pecah. Karena kalau tidak juga sembuh setelah diobati, dan bukan karena dehidrasi. Maka bisa jadi itu masalah gula darah tinggi atau diabetes.

"Jika bukan karena dehidrasi, periksa kadar gula dan hemoglobin Anda juga. Alih-alih menggunakan pilihan kosmetik, kunjungi dokter jika masalahnya berlanjut," ungkapnya.

Berikut beberapa kiat menjaga bibir supaya tidak pecah-pecah :

1. Gunakan pelembab alami yang bisa dibuat dengan campuran mentega, minyak, dan lilin madu. Ramuan ini ampuh menjaga kekenyalan bibir.

2. Rendaman kelopak mawar. Caranya, cuci bersih kelopak mawar dalam rendaman susu. Satu jam kemudian, haluskan kelopak mawar menjadi sebuah krim. Oleskan pada bibir dan biarkan selama 15 menit sebelum akhirnya dibilas.

3. Madu. Caranya, cukup oleskan madu 2 hingga 3 kali sehari, biarkan meresap selama 15 hingga 20 menit, lalu bilas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Punya Diabetes Lebih Berisiko Terinfeksi Virus Corona?

Benarkah Punya Diabetes Lebih Berisiko Terinfeksi Virus Corona?

Health | Selasa, 28 Januari 2020 | 06:00 WIB

Benarkah Mutih jadi Cara Orang Zaman Dulu Cegah Diabetes?

Benarkah Mutih jadi Cara Orang Zaman Dulu Cegah Diabetes?

Health | Selasa, 07 Januari 2020 | 21:02 WIB

Pasien Diabetes Berisiko Alami Masalah Mental, Ini Alasannya

Pasien Diabetes Berisiko Alami Masalah Mental, Ini Alasannya

Health | Selasa, 07 Januari 2020 | 19:05 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB