Indonesia Akan Bangun Rumah Sakit Khusus Virus Menular di Pulau Kosong

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 06 Februari 2020 | 19:51 WIB
Indonesia Akan Bangun Rumah Sakit Khusus Virus Menular di Pulau Kosong
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Pemerintah berencana membangun satu rumah sakit khusus penanganan virus menular. Rencananya rumah sakit itu dibangun di pulau kosong alias tak berpenghuni.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan, rencana itu segera dibahas oleh pemerintah. Satu hal yang akan menjadi pembahasan adalah mencari pulang kosongnya.

"Kami akan cari satu tempat kosong. Indonesia punya masih banyak, ribuan pulau yang masih kosong," kata Mahfud di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Gambaran rumah sakit yang akan dibangun itu akan menangani pasien yang terjangkit segala virus menular termasuk misalkan terkena virus corona. Ia menerangkan, pada area tersebut juga akan dibangun pusat rehabilitasi.

"Nanti presiden minta yang jangka panjang disiapkan RS khusus yang menangani virus-virus menular," ujarnya.

"Cuma memang harus ikut prosedur internasional. Karena (meskipun sehat mereka) keluar dari sana harus 14 hari dulu diisolasi di sana.”

43 negatif corona

Kasus virus corona atau novel coronavirus (2019-nCoV) terus meningkat secara global.

Hingga kini, angka yang terinfeksi dari data WHO per 6 Februari 2020 mencapai 24.554 kasus. Sedangkan kasus kematian mencapai 491 di China, dan 1 orang meninggal di Filipina.

Virus corona sudah menyebar di 24 negara, dengan laporan terakhir Belgia mengonfirmasi positif corona.

Laporan ini sangat meningkat, mengingat dalam satu hari dari 4 hingga 5 Februari ada 3925 kasus baru yang terjadi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan, Anung Sugihantono, menyebutkan di Indonesia sudah ada sebanyak 47 spesimen yang diperiksa Kemenkes di laboratorium Litbangkes.

Update hari ini, Kamis (6/2/2020), 43 spesimen dipastikan negatif, sedangkan 4 lainnya masih tahap pemeriksaan.

"Di tingkat nasional, sampai jam 06.00 WIB saya dapatkan laporan Badan Litbang Biomedis, disampaikan bahwa 47 spesimen disampaikan di 28 RS, 43 spesimen dinyatakann negatif, 4 masih dalam tahap pemeriksaan," ujar Anung saat melakukan teleconference dari Natuna di Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020).

Spesimen tersebut berasal dari berbagai sumber, tidak hanya dari WNI yang pulang dari China, tapi juga ada WNA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, 5 Pasien Virus Corona di Thailand Dinyatakan Sembuh!

Kabar Baik, 5 Pasien Virus Corona di Thailand Dinyatakan Sembuh!

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 19:25 WIB

Apa Mungkin Terinfeksi Virus Corona Tapi tak Jatuh Sakit? Ini Kata Pakar

Apa Mungkin Terinfeksi Virus Corona Tapi tak Jatuh Sakit? Ini Kata Pakar

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 19:00 WIB

Tak Takut Virus Corona, Saaih Halilintar Dinyinyiri Kepergok Pakai Masker

Tak Takut Virus Corona, Saaih Halilintar Dinyinyiri Kepergok Pakai Masker

Entertainment | Kamis, 06 Februari 2020 | 18:50 WIB

Dipercaya Bisa Sembuhkan Virus Corona, Obat HIV Laris Manis di China

Dipercaya Bisa Sembuhkan Virus Corona, Obat HIV Laris Manis di China

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 18:43 WIB

WNA Kanada Suspect Corona Setelah dari Indonesia, Ini Kata Kemenkes

WNA Kanada Suspect Corona Setelah dari Indonesia, Ini Kata Kemenkes

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 19:05 WIB

Tertular Virus Corona Usai Antar Penumpang, Sopir Taksi Akhirnya Sembuh

Tertular Virus Corona Usai Antar Penumpang, Sopir Taksi Akhirnya Sembuh

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 17:03 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB