Tidak Diberi Obat Ibunya, Balita 4 Tahun Meninggal akibat Komplikasi Flu

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Senin, 10 Februari 2020 | 10:10 WIB
Tidak Diberi Obat Ibunya, Balita 4 Tahun Meninggal akibat Komplikasi Flu
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang balita berusia 4 tahun asal Colorado meninggal akibat menderita flu. Sebelum meninggal, balita tersebut dalam kondisi flu parah lantaran sang Ibu tidak memberinya obat yang telah diresepkan dokter, Tamiflu.

Alih-alih menggunakan obat dokter, sang Ibu justru merawat putranya yang demam 38,8 derajat Celcius dengan pemberian ASI, dan 'solusi alami' lainnya.

Dilansir Insider, sang Ibu melakukannya atas saran dari orang-orang yang termasuk dalam kelompok anti-vaksinasi di Facebook.

"Ya, itu menakutkan, dokter mengatakan kepadaku untuk memberikan dua anakku yang lain dan diriku sendiri obat itu agar aku tidak tertular," tulis sang Ibu dalam kolom komentar di Facebook.

Beberapa hari kemudian putranya dilarikan ke rumah sakit dan didiagnosis menderita komplikasi akibat flu yang menyebabkannya meninggal.

Ilustrasi anak sakit (Shutterstock)

Tamiflu merupakan obat oral yang umum diresepkan pada pasien yang memiliki gejala awal flu untuk mencegah penyakit dalam jangka panjang dan dampak virus, seperti demam tinggi, batuk, serta kedinginan.

Menurut WebMD, obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan virus daripada memberantasnya. Inilah yang membuatnya penting untuk dikonsumsi pada masa awal virus menyerang.

Obat ini juga telah terbukti efektif dalam menghentikan penyebaran flu dan direkomendasikan untuk orang yang telah terpapar dan mungkin belum memiliki gejala, seperti anggota keluarga satu rumah.

Meski Tamiflu dapat menurunkan gejala flu, bukan berarti obat ini dapat menggantikan vaksin. Vaksin tetap menjadi hal yang penting.

baca juga

Insiden ini terjadi pada Rabu (5/2/2020) pekan lalu. Kita dapat bejalar dari kasus ini untuk tidak mengabaikan nasihat dokter dan menggunakan metode pengobatan lain yang belum tentu terbukti secara ilmiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Vaksin Polio di Bantul Habis, Nanda Beli Mandiri Hingga Rp100 Ribu

Stok Vaksin Polio di Bantul Habis, Nanda Beli Mandiri Hingga Rp100 Ribu

Jogja | Sabtu, 08 Februari 2020 | 18:30 WIB

Akibat Kelalaian Perawat, Bayi 10 Bulan Overdosis Antibiotik saat Demam

Akibat Kelalaian Perawat, Bayi 10 Bulan Overdosis Antibiotik saat Demam

Health | Sabtu, 08 Februari 2020 | 13:21 WIB

Dokter Penemu Virus Corona Gugur, Balita Meninggal karena Hoax Anti Vaksin

Dokter Penemu Virus Corona Gugur, Balita Meninggal karena Hoax Anti Vaksin

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 20:35 WIB

Sedih Banget, Balita Meninggal Gara-gara Ibu Percaya Hoax Grup Anti Vaksin

Sedih Banget, Balita Meninggal Gara-gara Ibu Percaya Hoax Grup Anti Vaksin

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×