Kemenkes RI Sanggah Tuduhan Indonesia Tak Mampu Deteksi Virus Corona

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Senin, 10 Februari 2020 | 18:27 WIB
Kemenkes RI Sanggah Tuduhan Indonesia Tak Mampu Deteksi Virus Corona
Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien pada kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUD Dr. Moewardi, Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/1). [ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha]

Suara.com - Kemenkes RI Sanggah Tuduhan Indonesia Tak Mampu Deteksi Virus Corona

Wabah virus corona baru dari Wuhan alias 2019-nCoV telah menjadi momok di seluruh dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO), bahkan telah menetapkan status wabah virus corona sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia atau KKMMD.

Hingga Senin, (10/2/2020) atau jalan dua bulan setelah virus novel corona merebak pertama kali di Kota Wuhan, China, tercatat ada 40.500 lebih kasus infeksi dan menyebabkan 910 orang meninggal dunia.

Wabah tersebut tak hanya menyebar cepat dari daratan China, tetapi telah menginfeksi ratusan orang lain di luar China termasuk ke kawasan Asia Tenggara.

Hal yang mengeherankan, Indonesia yang merupakan salah satu negara terbesar dan terpadat di kawasan Asia Pasifik belum melaporkan satu pun kasus positif virus corona.

Kepada media Australia The Sydney Morning Herald, salah satu representatif WHO untuk Indonesia bernama Dr Navaratnasamy Paranietharan bahkan mengatakan bahwa pihaknya 'prihatin' karena Indonesia belum melaporkan satu kasus positif infeksi virus corona. Mengingat Indonesia merupakan negara dengan pertukaran manusia dari dan ke daratan China yang begitu banyak.

"Kami (WHO) prihatin Indonesia belum melaporkan satupun kasus di negara dengan jumlah penduduk 270 jiwa," kata Paranietharan seperti yang Suara.com lansir di The Sydney Morning Herald.

Sontak saja tulisan tersebut membuat geger masyarakat Indonesia. Banyak dari mereka menduga pemerintah Indonesia belum melakukan banyak hal demi mengantisipasi masuknya virus novel corona. Bahkan ada dugaan, pemerintah kecolongan dan sebenarnya sudah ada virus corona yang masuk ke Indonesia tapi gagal terdeteksi.

baca juga

Pada Senin, (10/2), Sekretaris Ditjen P2P Kementerian Kesehatan RI, dr. Achmad Yurianto berseloroh, baiknya masyarakat tidak kecewa dengan posisi Indonesia yang masih zero positif virus novel corona.

"Penting pertama, jangan kecewa kita beluk ada (positif virus corona). Ini virus baru yang sedang diteliti. Sejauh ini dari profil negara tetangga yang positif, kita lihat ternyata kontaknya dari daratan utama China. Mereka pulang dari sana. Sampai di negaranya mulai gejala muncul," kata lelaki yang akrab disapa Yuri tersebut.

Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien saat kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUD Dr. Loekmono Hadi, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (1/2).   [ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho]
Tim medis melakukan pemeriksaan terhadap seorang pasien saat kegiatan simulasi penanganan virus Corona di RSUD Dr. Loekmono Hadi, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (1/2). [ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho]

Terlepas dari seloroh yang ia lontarkan, Yuri paham betul adanya perdebatan apakah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, mampu mendeteksi virus novel corona dan jika ya, mengapa sampai saat ini Indonesia masih bebas dari virus yang dapat berakibat fatal tersebut.

"Banyak pertanyaan tentang mengapa sampai saat ini tidak ada satupun konfirmasi positif di Indonesia. Ini kemudian menimbulkan banyak pertanyaan termasuk apakah kita memiliki kemampuan (deteksi)," kata Yuri.

Tiga Laboratorium Bersertifikat WHO untuk Deteksi Virus Corona

Dijelaskan oleh Yuri, Kementerian Kesehatan telah bekerjasama dan berdiskusi panjang lebar dengan tiga institusi yang dianggap mampu memeriksa virus novel corona dengan baik di Indonesia.

Selanjutnya: Kemenkes tegaskan Indonesia bisa deteksi virus Corona

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Virus Corona di Indonesia: 59 Pasien Negatif, 3 Masih Observasi

Update Virus Corona di Indonesia: 59 Pasien Negatif, 3 Masih Observasi

Health | Senin, 10 Februari 2020 | 16:50 WIB

5 Update Virus Corona di Indonesia Seminggu Terakhir

5 Update Virus Corona di Indonesia Seminggu Terakhir

Health | Minggu, 09 Februari 2020 | 08:38 WIB

Update Virus Corona: 34 Ribu Terinfeksi, 2 Ribu Orang Berhasil Sembuh

Update Virus Corona: 34 Ribu Terinfeksi, 2 Ribu Orang Berhasil Sembuh

Health | Sabtu, 08 Februari 2020 | 13:41 WIB

Terkini

Traveling Makin Praktis, Sewa Mobil Kini Bisa Dipesan Lewat Aplikasi

Traveling Makin Praktis, Sewa Mobil Kini Bisa Dipesan Lewat Aplikasi

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:11 WIB

Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan

Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan

Kalbar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:11 WIB

Apakah Anak-Anak Perlu Sunscreen? Ini Jawaban dan Panduan Memilihnya

Apakah Anak-Anak Perlu Sunscreen? Ini Jawaban dan Panduan Memilihnya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Di Tengah Gempa Bumi Flores,  BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir

Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir

Sumbar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:06 WIB

Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter

Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:05 WIB

BRI Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir Cepat Untuk Korban Gempa Bumi Flores

BRI Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir Cepat Untuk Korban Gempa Bumi Flores

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Loki Season 1: Petualangan Multiverse yang Mengubah Karakter Sang Dewa Penipu

Loki Season 1: Petualangan Multiverse yang Mengubah Karakter Sang Dewa Penipu

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:00 WIB

5 Perbedaan Serum Retinol vs Bakuchiol, Mana yang Aman untuk Kulit Sensitif?

5 Perbedaan Serum Retinol vs Bakuchiol, Mana yang Aman untuk Kulit Sensitif?

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Rp 240 Triliun Biaya MBG Masuk Anggaran Pendidikan 2027, Pemerintah Dinilai Kangkangi Putusan MK

Rp 240 Triliun Biaya MBG Masuk Anggaran Pendidikan 2027, Pemerintah Dinilai Kangkangi Putusan MK

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:55 WIB

2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini

2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:53 WIB

×