Terungkap! Penjelasan Ilmiah Virus Corona COVID-19 Bisa Menginfeksi Manusia

M. Reza Sulaiman, Stephanus Aranditio

Kamis, 13 Februari 2020 | 06:45 WIB
Terungkap! Penjelasan Ilmiah Virus Corona COVID-19 Bisa Menginfeksi Manusia
Ilustrai virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Terungkap! Penjelasan Ilmiah Virus Corona COVID-19 Bisa Menginfeksi Manusia

Virus corona COVID-19 masih menjadi wabah yang mengancam dunia. Hingga Rabu (12/2/2020) tercatat sudah ada 1.114 korban meninggal dari total 44.200 kasus di seluruh China sejak Desember tahun lalu.

Meski sudah lebih dari satu bulan mewabah, ilmuwan belum juga menemukan kepastian awal mula sumber virus corona COVID-19 ini.

Hewan kelelawar diduga menjadi salah satu inang bagi virus corona yang menularkan ke hewan lain seperti ular, trenggiling hingga sampai ke manusia. Benarkah demikian?

Peneliti senior Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof David H Muljono, PhD menjelaskan bahwa semua virus pada dasarnya hanya bisa hidup dalam sel makhluk hidup (hewan, tumbuhan, manusia, dan bakteri) karena virus tidak mempunyai perlengkapan seluler untuk bereproduksi sendiri.

"Ketika tidak berada di dalam sel atau tidak dalam proses menginfeksi sel, virus berada dalam bentuk partikel independen yang disebut virion. Virion terdiri atas materi genetik berupa asam nukleat (DNA atau RNA) yang diselubungi lapisan protein yang disebut kapsid," kata Prof David dalam seminar 'Menyikapi Virus Corona 2019-N-CoV' di Lembaga Eijkman, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).

Pada beberapa virus terdapat amplop eksternal yang tersusun dari protein dan lemak. Dari ada atau tidaknya selubung luar virus, terdapat jenis virus yang berselubung dan tak berselubung.

"Karena karakteristik khasnya ini, adanya infeksi diasosiasikan dengan penyakit tertentu, baik pada manusia (seperti virus influenza, hepatitis, dan HIV), hewan (flu burung), atau tumbuhan (mosaik tembakau)," ucapnya.

Deputi Kepala Bidang Penelitian Translasional dan Kepala Laboratorium Hepatitis LBM Eijkman itu melanjutkan, ada tiga mekanisme ketika sebuah virus dapat masuk ke dalam sel inang.

baca juga

Pertama, fusi membram virus dengan membran sel target pada inang. Kedua, endositosis virus oleh selaput permukaan sel inang, dan ketiga penetrasi materi genetik jenis virus ke dalam sel inang. Tiap virus memiliki cara tersendiri memasuki sel inang.

"Nah, dari hasil studi molekuler yang dilakukan pada kasus Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), diketahui bahwa coronavirus masuk ke dalam sel inang melalui reseptor Angiotensin-Converting Enzyme (ACE)-2, suatu protein yang terdapat di dalam inang, terutama paru, hati, dan ginjal," ungkapnya.

Bagian luar coronavirus yang berupa tonjolan berikatan dengan ACE-2. Hasil penelitian molekuler menemukan adanya kesesuaian asam amino yang menyusun permukaan virus dengan asam pada reseptor ACE-2, sehingga bentuk ikatan antara virus dengan ACE-2, yang membawa virus masuk ke dalam sel.

"Beberapa studi telah menemukan adanya asam amino pada virus SARS dan MERS yang kompatibel dengan asam amino pada ACE-2 yang digunakan sebagai jalan masuk virus tersebut untuk menginfeksi sel inang," katanya.

Peneliti senior Lembaga Eijkman, Prof David H Muljono, PhD. (Suara.com/Stephanus Aranditio)
Peneliti senior Lembaga Eijkman, Prof David H Muljono, PhD. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Kemudian, analisis molekuler menemukan adanya kemiripan susunan genetik antara virus SARS, MERS, dan COVID-19.

"Temuan terbaru adalah diketahuinya asam amino tertentu pada ACE-2 yang dapat dikenali oleh virus COVID-19, yang merupakan jalan masuk virus ini ke dalam sel tubuh inang," ujarnya.

Meski demikian, prof David menegaskan bahwa perlu adanya pengembangan dari temuan ini agat bisa mendeteksi inveksi virus dan karakteristik virus corona COVID-19 ini.

"Misalnya, desain primer untuk keperluan diagnosis virus ini, dan langkah-langkah lebih lanjut. Atau desain primer untuk sekuensing genom virus," tutup David.

Untuk mencapai itu, lanjut Prof David perlu adanya kolaborasi antara para pemangku kebijakan dan lembaga penelitian untuk sama-sama memanfaatkan kapasitas alat deteksi dini virus, sehingga dapat dilakukan deteksi kasus dengan cepat, penanganan penderita yang tepat, dan pencegahan kepada masyarakat yang lebih luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Perawat Sembuh dari Covid-19, Efek Samping Tramadol Lucinta Luna

Kisah Perawat Sembuh dari Covid-19, Efek Samping Tramadol Lucinta Luna

Health | Rabu, 12 Februari 2020 | 21:50 WIB

Naik Lion Air, 1 Warga Wuhan Positif Virus Corona Kunjungi Bali Bulan Lalu

Naik Lion Air, 1 Warga Wuhan Positif Virus Corona Kunjungi Bali Bulan Lalu

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 20:51 WIB

Baru Terungkap, Ada 500 Staf Medis Wuhan Terinfeksi Virus Corona COVID-19

Baru Terungkap, Ada 500 Staf Medis Wuhan Terinfeksi Virus Corona COVID-19

Health | Rabu, 12 Februari 2020 | 20:13 WIB

Terkini

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:25 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

×