Diagnosis Tunjukkan Negatif Tapi Tetap Sakit, Alat Tes Covid-19 Bermasalah?

Vania Rossa, Risna Halidi

Senin, 17 Februari 2020 | 15:25 WIB
Diagnosis Tunjukkan Negatif Tapi Tetap Sakit, Alat Tes Covid-19 Bermasalah?
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini ada kekhawatiran mendalam mengenai adanya kemungkinan hasil laboratorium yang keliru, menunjukan seseorang yang awalnya dinyatakan negatif virus corona Covid-19, namun beberapa hari kemudian dinyatakan positif.

Dilansir Suara.com dari BBC, di beberapa negara, ada sekitar enam orang dengan hasil diagnosis negatif namun beberapa hari kemudian dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis baru tersebut.

Ditulis dalam jurnal Radiology, sebanyak lima dari 167 pasien yang sempat dites Covid-19 dengan hasil negatif, kemudian dinyatakan positif. Padahal pasien memiliki hasil CT scan paru-paru yang menunjukkan bahwa mereka sakit.

Karena alasan itu pula, Badan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC), mengatakan bahwa beberapa tes menghasilkan jawaban 'tidak meyakinkan'. Lalu, apa yang bisa membuat hal tersebut terjadi?

Satu penjelasan yang mungkin adalah hasil tes sebenarnya akurat dan pasien belum terjangkit virus corona Covid-19 saat dites pertama kali. Musim 'sakit' seperti demam, flu, dan batuk yang terjadi saat ini di China, membuat hasil diagnosis wabah virus corona menjadi kacau.

Karena alasan itu juga, lokasi epicentrum wabah, Provinsi Hubei di China, mulai menghitung orang dengan gejala dan tidak menggunakan tes sebagai konfirmasi. Akibatnya, pernah ada sampai 15 ribu kasus virus corona Covid-19 yang tercatat hanya dalam waktu satu hari setengah.

"Gejala awal virus corona sangat mirip dengan virus pernapasan lainnya. Mungkin mereka tidak terinfeksi ketika pertama kali diuji. Kemudian seiring berjalannya waktu, mereka terinfeksi dan kemudian dites dan hasilnya positif virus corona, itu kemungkinan," kata Dr. Nathalie MacDermott dari King's College London, Inggris.

Tes Covid-19 dideteksi menggunakan metode RT-PCR. Metode yang sama juga dilakukan untuk mendeteksi virus influenza dan HIV. Biasanya, metode ini sangat dapat diandalkan dan memiliki akurasi yang tinggi. Hanya saja, MacDermott merasa ada yang janggal jika terdapat kasus enam pasien 'salah diagnosis'.

"Tidak masuk akal jika terjadi enam kesalahan tes. Mungkin ada kesalahan dengan tes yang dilakukan. Apakah mereka menyeka (lendir) dengan baik," kata MacDermott.

baca juga

Di luar, ada diskusi yang menyatakan bisa jadi dokter mengambil sampel lendir di tempat yang salah. Infeksi virus corona jenis baru ini diketahui terjadi di paru-paru dalam, bukan hidung dan tenggorokan. Maka dari itu, pasien diminta untuk batuk agar beberapa virus dapat 'tertarik' ke luar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah akan Evakuasi 78 WNI dari Kapal Diamond Princess, Jika...

Pemerintah akan Evakuasi 78 WNI dari Kapal Diamond Princess, Jika...

News | Senin, 17 Februari 2020 | 15:05 WIB

Kini Giliran Australia Evakuasi 200 Warganya dari Kapal Diamond Princess

Kini Giliran Australia Evakuasi 200 Warganya dari Kapal Diamond Princess

News | Senin, 17 Februari 2020 | 15:00 WIB

Wabah SARS Dapat Menyebar melalui Pipa, Apakah COVID-19 Juga Sama?

Wabah SARS Dapat Menyebar melalui Pipa, Apakah COVID-19 Juga Sama?

Health | Senin, 17 Februari 2020 | 14:10 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×