Guru Besar FKUI: Tidak Ada Hubungannya GERD dengan Serangan Jantung

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Kamis, 20 Februari 2020 | 13:52 WIB
Guru Besar FKUI: Tidak Ada Hubungannya GERD dengan Serangan Jantung
Ilustrasi penyakit GERD dan asam lambung. (Shutterstock)

Suara.com - Guru Besar FKUI: Tidak Ada Hubungannya GERD dengan Serangan Jantung

Pembahasan seputar penyakit GERD meningkat, setelah beredar broadcast message yang menyebut mendiang Ashraf Sinclair meninggal karena penyakit ini.

Pembahasan seputar GERD dan serangan jantung pun ramai di media sosial. Benarkah penyakit GERD bisa menyebabkan serangan jantung?

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEHm FINASIM, menyebut tidak ada hubungan antara GERD dengan serangan jantung. Klaim yang menyebut asam lambung bisa mendesak jantung hingga tidak berfungsi pun menurutnya tidak berdasarkan pengetahuan medis.

"Info yang viral ini tidak benar. GERD tidak menyebabkan serangan jantung. Sekali lagi GERD tidak ada hubungannya dengan serangan jantung yang berakhir pada kematian," tulis dr Ari dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (20/2/2020).

Ia mengatakan informasi hoaks seputar GERD sangat tidak bertanggung jawab. Sebab, pasien GERD bisa merasa cemas karena kabar ini, yang bisa membuat mereka stres dan penyakitnya kambuh.

Lalu bagaimana dengan klaim yang menyebut GERD bisa mematikan?

Ilustrasi penyakit GERD dan asam lambung. (Shutterstock)
Ilustrasi penyakit GERD dan asam lambung. (Shutterstock)

Menurut dr Ari lagi, GERD bukanlah penyakit yang bisa menyebabkan kematian. Namun memang pada sebagian penderita, mengalami gejala cukup parah yang disebut sebagai heartburn.

"Ada rasa panas terbakar di bagian dada, sehingga merasa tercekik seolah-olah mendekati kematian. Itu gejala normal pada penyakit GERD," ungkap dr Ari.

Baca Juga: Muda dan Sehat Tetap Punya Risiko Kena Serangan Jantung, Ini Alasannya

Meski begitu, gejala-gejala tersebut tidak akan sampai menghilangkan nyawa seseorang. Jika kebetulan ada pengidap GERD mengalami kematian mendadak, bisa dipastikan penyebabnya bukanlah GERD.

"Tidak ada hubungannya dengan kematian. Mungkin dia ada masalah lambung, tapi ada serangan jantung. Nah kondisi itu yang menyebabkan kematian," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI