Saffron Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Begini Cara Konsumsinya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 05 Maret 2020 | 21:00 WIB
Saffron Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Begini Cara Konsumsinya!
Saffron, rempah termahal di dunia. (Pixabay/Xtendo)

Suara.com - Kualitas tidur yang buruk tidak hanya memengaruhi kesehatan tubuh, tetapi juga aktivitas harian. Namun, konsumsi obat tidur untuk meningkatkan kualitas tidur juga tidak disarankan.

Alih-alih minum obat tidur, konsumsi saffron bisa membantu meningkatkan kualitas tidur. Saffron sendiri merupakan rempah berbentuk benang halus dan tipis berwarna merah yang berasal dari bunga Crocus sativus.

Penelitian baru dari Murdoch University telah menyarankan saffron untuk orang dewasa dengan masalah tidur.

Tetapi, Anda juga tidak bisa mengonsumsi saffron sembarangan. Satu sendok ekstrak saffron mungkin memiliki dosis sebesar 14 mg. Karena itu, Anda perlu mengetahui efeknya ketika mengonsumsi saffron berlebihan.

Sebuah penelitian dilansir dari Metro, menunjukkan beberapa sifat potensial saffron. Lalu, penelitian lebih lanjut juga mencari tahu efek mengonsumsi saffron sebagai hindangan makanan dan minuman.

Penelitian tersebut melibatkan sukarelawan yang sehat secara fisik, tidak depresi dan tidak menjalani pengobatan apapun selama 4 minggu. Tapi, mereka memiliki gejala kurang tidur.

Ilustrasi tidur. [Shutterstock]
Ilustrasi tidur. [Shutterstock]

Hasilnya, 14 mg ekstrak saffron dua kali sehari selama 28 hari mungkin bisa meningkatkan kualitas tidur orang dewasa. Sebagian besar sukarelawan pun mengalami perubahan dalam 7 hari pengobatan saffron.

Peneliti utama, Dr Adrian Lopresti, mengatakan penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa saffron sangat efektif untuk antidepresan pada pasien dengan depresi ringan hingga sedang.

"Penelitian kami fokus pada orang dewasa yang sehat tetapi memiliki kualitas yang buruk selama lebih dari 4 minggu. Lalu banyak orang yang melaporkan mengalami peningkatan kualitas tidur," jelasnya.

baca juga

Selain peningkatan tidur, penelitian juga menunjukkan bahwa saffron tidak menyebabkan efek samping lain. Jadi, saffron tergolong aman dikonsumsi untuk meningkatkan kualitas tidur orang daripada obat-obatan.

"Tapi penelitian ini perlu dilakukan lebih lanjut dengan menggunakan sampel yang lebih besar, periode perawatan dan kondisi sukarelawan dari berbagai karakteristik," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Cara Tingkatkan Kualitas Tidur

4 Cara Tingkatkan Kualitas Tidur

Your Say | Senin, 24 Februari 2020 | 16:32 WIB

Tak Perlu Khawatir, Sulit Tidur Bisa Jadi Tanda Perkembangan Bayi Normal

Tak Perlu Khawatir, Sulit Tidur Bisa Jadi Tanda Perkembangan Bayi Normal

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 19:00 WIB

Studi: Orang dengan Obesitas Rentan Miliki Kebiasaan Mengorok

Studi: Orang dengan Obesitas Rentan Miliki Kebiasaan Mengorok

Health | Sabtu, 11 Januari 2020 | 04:00 WIB

Terkini

HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit

HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit

Kaltim | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:52 WIB

Puas Belanja Online, Fajar Sadboy Bertransformasi Jadi Happyboy

Puas Belanja Online, Fajar Sadboy Bertransformasi Jadi Happyboy

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:49 WIB

Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu

Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:47 WIB

Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris

Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:45 WIB

Tahun Ajaran Baru Tak Harus Serba Baru, Orang Tua Tak Perlu Memaksakan Diri

Tahun Ajaran Baru Tak Harus Serba Baru, Orang Tua Tak Perlu Memaksakan Diri

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:45 WIB

HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore

HUT ke-70 Danamon, Nasabah Medan Bisa Nikmati Promo di Nelayan Restaurant hingga Pagi Sore

Sumut | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:41 WIB

Nasib Ganti Rugi JPO Tendean Belum Jelas, Pemprov DKI Masih Negosiasi dengan Perusahaan Truk

Nasib Ganti Rugi JPO Tendean Belum Jelas, Pemprov DKI Masih Negosiasi dengan Perusahaan Truk

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:40 WIB

4 Penny Loafers Lokal di Bawah Rp500 Ribu, Stylish dan Ramah di Kantong!

4 Penny Loafers Lokal di Bawah Rp500 Ribu, Stylish dan Ramah di Kantong!

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:40 WIB

Kampus Bukan Mesin Cari Cuan, Asosiasi Dosen Minta RUU Sisdiknas Atur Batas Uang Kuliah

Kampus Bukan Mesin Cari Cuan, Asosiasi Dosen Minta RUU Sisdiknas Atur Batas Uang Kuliah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:39 WIB

"Puncak Kemarau Panjang Mengintai, DPRD Jateng Desak Optimalisasi Embung dan Waduk"

"Puncak Kemarau Panjang Mengintai, DPRD Jateng Desak Optimalisasi Embung dan Waduk"

Jawa Tengah | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:39 WIB

×