Peneliti Australia Temukan Obat untuk Corona Covid-19, Tunggu Uji Medisnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 16 Maret 2020 | 18:26 WIB
Peneliti Australia Temukan Obat untuk Corona Covid-19, Tunggu Uji Medisnya!
Ilustrasi obat. (Shutterstock)

Suara.com - Wabah virus corona Covid-19 yang meningkat secara global telah dinyatakan sebagai pandemi. Sejumlah peneliti pun masih berusaha menemukan vaksin dan obat untuk mengatasi virus corona Covid-19.

Para peneliti di Pusat Penelitian Klinis Universitas Queensland pun telah menemukan dua obat yang diharapkan bisa memerangi virus corona Covid-19.

Profesor David Paterson berharap pasien yang terdaftar bisa mencoba obat temuan tim penelitiannya pada akhir Maret 2020. Ia berharap obat ini bisa membantu mengatasi corona Covid-19 yang sudah menjadi malapetaka.

"Ini pengobatan berpotensi efektif yang harus dipertimbangkan untuk uji coba medis skala besar. Saat ini kita ingin melakukan uji klinis di seluruh Australia dengan 50 rumah sakit," kata David Paterson dikutip dari Daily Star.

Uji coba medis yang dilakukan oleh David dan tim penelitinya bertujuan membandingkan satu jenis obat dengan obat lainnya dan kombinasi antara kedua obat dalam memerangi corona Covid-19.

Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)

Menurut laporan, adapun dua obat yang ditemukan oleh tim peneliti David, yakni obat untuk menekan HUV dan obat untuk anti-malaria.

Profesor David Paterson menggambarkan dua jenis obat ini sebagai pengobatan dan penyembuhan potensial. David Paterson juga mengatakan satu pasien yang diidentifikasi sebagai pembawa.

"Gelombang pertama pasien China yang kami alami di Australia, mereka semua melakukannya sangat baik ketika menjalani perawatan dengan obat HIV," katanya.

Karena itu, harapannya dua obat temuannya itu bisa mengatasi virus corona Covid-19. Sehingga uji medis obat ini bisa dilakukan lebih luas sampai akhirnya didistribusikan.

Saat ini tercatat 350 warga Australia dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19 sejak Januari 2020. Secara global, ada lebih dari 169 ribu kasus positif dan 6.500 kematian akibat corona Covid-19.

Sedangkan di Inggris, ada lebih dari 1.300 kasus positif dan 35 kematian akibat virus corona Covid-19. Sehingga jutaan orang di Inggris sekarang disarankan tinggal di rumah dan harus mengisolasi diri jika demam dan batuk terus-menerus.

Selain itu, para pekerja di wilayah tersebut pun diminta bekerja dari rumah dan menangguhkan sebagian besar transportasi umum.

Langkah tersebut merupakan upaya dalam mendukung program pemerintah untuk menekan penularan dan penyebaran virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecewa Harus Bayar Cek Corona, Kisah Warga Merasa Dibodohi Pemerintah

Kecewa Harus Bayar Cek Corona, Kisah Warga Merasa Dibodohi Pemerintah

Jabar | Senin, 16 Maret 2020 | 17:24 WIB

Italia Lockdown, Kiper AC Milan: Benar-benar Mengerikan dan Menyayat Hati

Italia Lockdown, Kiper AC Milan: Benar-benar Mengerikan dan Menyayat Hati

Bola | Senin, 16 Maret 2020 | 17:12 WIB

Cegah Virus Corona, Bandara YIA Semprotkan Disinfektan

Cegah Virus Corona, Bandara YIA Semprotkan Disinfektan

Jogja | Senin, 16 Maret 2020 | 17:15 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB