Ada Penyemprotan Disinfektan, Warga Lebih Tenang Hadapi Wabah Virus Corona

M. Reza Sulaiman

Selasa, 24 Maret 2020 | 15:18 WIB
Ada Penyemprotan Disinfektan, Warga Lebih Tenang Hadapi Wabah Virus Corona
Petugas bersiap menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (22/3). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Suara.com - Ada Penyemprotan Disinfektan, Warga Lebih Tenang Hadapi Wabah Virus Corona

Penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalanan DKI Jakarta ditanggapi positif oleh warga. Selain memberikan perlindungan dari virus, penyemprotan disinfektan juga membuat warga lebih tenang menghadapi situasi wabah virus Corona Covid-19.

Dilansir VOA Indonesia, Raut wajah Indri (36) begitu cerah setelah mendengar adanya penyemprotan disinfektan di lingkungan rumahnya. Penyemprotan dilakukan setelah satu tetangganya dinyatakan positif COVID-19. Rasa khawatir begitu menyelimuti hati ibu satu anak itu.

Indri mengaku belum mengetahui apakah penyemprotan disinfektan ini akan efektif atau tidak untuk mencegah perebakan virus corona. Meski begitu, menurutnya hal ini bisa menjadi salah satu cara selain menjalankan pola hidup sehat dan bersih, serta menjaga jarak atau social distancing ketika berada di tempat umum.

"Perasaannya sangat sedih ya mendengar tetangga kita ada yang positif corona. Rasa khawatir pasti ada tetapi kita harus tetap ikhtiar dan tawakal serta menjalankan pola hidup sehat dan bersih untuk diri sendiri dan keluarga juga mengikuti anjuran pemerintah social distancing," paparnya.

Intan, warga lainnya menilai penyemprotan disinfektan kurang efektif mencegah penyebaran virus corona jika hanya dilakukan satu kali. Ibu tiga anak ini juga berharap pemerintah dapat memberikan masker dan hand sanitizer secara cuma-cuma kepada masyarakat karena sulit di dapat di pasar, dan kalau pun ada, harganya sudah melambung tinggi.

“Yang jelas pemerintah segera menemukan obatnya selain buat nyembuhin, juga buat ngatasin. Sementara masker, disinfektan, sanitizer bisa dikasih gratis, setidak-tidaknya melindungi kita sampai nanti ada obatnya,” kata Intan.

Salah seorang petugas penyemprot disinfektan, Heru Syahputra, kepada VOA Indonesia mengatakan disinfeksi merupakan bagian pencegahan dari berbagai jenis organisme berbahaya, baik virus dan bakteri maupun jamur, yang bisa menyebabkan penularan penyakit. Penyemprotan disinfektan untuk mencegah semua hal itu.

Petugas Damkar menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (22/3). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]
Petugas Damkar menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (22/3). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

"Agar baik rumah maupun tempat-tempat seperti masjid juga kita lakukan dalam rangka pencegahan. Takutnya dalam lokasi tersebut sudah ada virus yang menempel ataupun sudah terbawa melalui diri kita sendiri atau penghuni rumah atau jamaah, makanya kita lakukan pencegahan dengan memutus mata rantai sehingga tidak ada lagi yang terpapar oleh virus ini," kata Heru.

baca juga

Lebih lanjut Heru, mengutip informasi yang dibacanya, mengatakan bahwa virus corona dapat bertahan hingga sembilan jam di berbagai jenis permukaan yang terbuat dari kayu, besi atau kain.

Heru menambahkan untuk wilayah yang sudah ada yang positif Covid-19 maka wajib dilakukan disinfeksi karena untuk mencegah penyebaran lebih luas. Sementara bagi wilayah yang belum terdapat suspek juga disarankan dilakukan disinfeksi itu.

"Tadi yang kita lakukan, takaran yang saya pakai menggunakan bahan disinfektan, kebetulan alat ini berisi 4 liter air dengan campuran setiap satu liter air itu bisa dicampur dengan 10 sampai 15 mili liter bahan disinfektan. Kalau untuk pencegahan seperti ini sudah sangat cukup efektif. Bertahan berapa lama tergantung kepada penghuni rumah, mungkin bisa saja mereka keluar rumah darimana siapa tahu menempel di baju, tas atau mungkin juga dibenda-lainnya yang terbawa," tutup Heru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darurat Corona, Semua Kendaraan yang Masuk ke Gresik Disemprot Disinfektan

Darurat Corona, Semua Kendaraan yang Masuk ke Gresik Disemprot Disinfektan

Jatim | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:55 WIB

Semprot Disinfektan ke Kulit Tubuh untuk Cegah Corona Covid-19, Amankah?

Semprot Disinfektan ke Kulit Tubuh untuk Cegah Corona Covid-19, Amankah?

Health | Selasa, 24 Maret 2020 | 09:06 WIB

Ahli: Cuka Pempek Efektif Jadi Disinfektan Bunuh Virus Corona

Ahli: Cuka Pempek Efektif Jadi Disinfektan Bunuh Virus Corona

News | Senin, 23 Maret 2020 | 22:05 WIB

Terkini

SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah

SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah

Banten | Selasa, 29 September 2026 | 12:53 WIB

Sunscreen Wardah Collagen untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Review Pembeli

Sunscreen Wardah Collagen untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:51 WIB

Ramalan Jodoh dan Percintaan Shio Kelinci Tahun Ini, Seperti Apa Kisah Asmaranya?

Ramalan Jodoh dan Percintaan Shio Kelinci Tahun Ini, Seperti Apa Kisah Asmaranya?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:50 WIB

Kasus Lapas Mewah: Perlakuan Istimewa yang Buat Hilangnya Marwah Pembinaan

Kasus Lapas Mewah: Perlakuan Istimewa yang Buat Hilangnya Marwah Pembinaan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:50 WIB

Petaka Pradik di RSUD Dr. Soetomo: 172 Calon Dokter Spesialis Unair Tumbang Keracunan Makanan

Petaka Pradik di RSUD Dr. Soetomo: 172 Calon Dokter Spesialis Unair Tumbang Keracunan Makanan

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 12:49 WIB

Tak Menang, Kevin Diks Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Berjuang Maksimal Melawan Malaysia

Tak Menang, Kevin Diks Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Berjuang Maksimal Melawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:47 WIB

Tak Terbendung! BTS dan Lisa BLACKPINK Berjaya Bawa Pulang Piala Bergengsi VMAs 2026

Tak Terbendung! BTS dan Lisa BLACKPINK Berjaya Bawa Pulang Piala Bergengsi VMAs 2026

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:47 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual Bawahan, Pemkab Tangerang Pastikan Tak Mendampingi Kasatpol PP secara Hukum

Dugaan Pelecehan Seksual Bawahan, Pemkab Tangerang Pastikan Tak Mendampingi Kasatpol PP secara Hukum

Banten | Selasa, 29 September 2026 | 12:46 WIB

Prabowo Bertemu Megawati di Teuku Umar, Puan: Jauh di Mata, Dekat di Hati

Prabowo Bertemu Megawati di Teuku Umar, Puan: Jauh di Mata, Dekat di Hati

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:45 WIB

Kenapa Harga Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu? Ini Cerita dari Pasar

Kenapa Harga Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu? Ini Cerita dari Pasar

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 12:44 WIB

×