Layanan Kesehatan TBC Terganggu karena Covid-19, Ahli Minta RS Dipisah

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 24 Maret 2020 | 17:21 WIB
Layanan Kesehatan TBC Terganggu karena Covid-19, Ahli Minta RS Dipisah
Tuberkulosis (TBC) masih jadi beban di Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Mewabahnya penyakit Covid-19 di Indonesia berdampak pada pelayanan kesehatan penyakit lainnya menjadi terganggu. Salah satunya layanan kesehatan penyakit tuberkulosis (TBC atau TB).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 1 Mei 2019, jumlah kasus TBC di Indonesia sebanyak 845 ribu dengan 61.059 di antaranya merupakan TBC anak.

Namun akibat pandemi Covid-19, diakui Komite Ahli TB Indoneaia dr. Pandu Riono, MPH, Ph.D. bahwa penanganan pasien tuberkulosis menjadi terhambat.

"Karena layanan kita enggak siap. Sebenarnya kita harus antisipasi isu ini bahwa jangan sampai orang TBC layanannya terputus. Terutama TBC resisten maupun tidak," kata Pandu saat siaran teleconference bersama Kemenkes dalam peringatan hari TBC sedunia, Selasa (24/3/2020).

TBC (tuberkulosis) disebabkan oleh infeksi kuman dengan nama yang sama, yaitu Mycobacterium tuberculosis. (Shutterstock)

Pandu juga menyarankan sebaiknya pemerintah tidak menggunakan rumah sakit rujukan sebagai tempat pengobatan pasien Covid-19. Sebab hal tersebut justru membuat pasien dengna penyakit kronis lain menjadi takut melakukan kontrol kesehatan.

"Fasilitas kesehatan corona sebaiknya terpisah dengan faskes lainnya. Sehingga faskes lain bisa terlayani dengan baik dan tidak tertular. Ini yang harus jelas," ucap Pandu.

Sementara itu, data kasus TBC yang dimiliki Kemenkes harus dijadikan acuan untuk memonitor pelayanan kesehatan tetap berjalan baik.

Menurut Pandu, temuan contact treasing dari pasien terinfeksi virus corona bisa dimanfaatkan untuk sekaligus pelayanan TBC.

Sebab, menurut Pandu prinsip layanan kesehatan TBC dan virus corona hampir sama. Hanya saja penularan virus corona lebih cepat.

baca juga

"Jadi kita harus meningkatkan kalau bertanya apakah ada TBC. Jadi kita bisa kerjasama untuk memperkuat contact traicing TBC maupun dengan virus corona," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Pria Ini Justru Derita Radang Paru-Paru

Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Pria Ini Justru Derita Radang Paru-Paru

Health | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:10 WIB

Jumlah Kasus Covid-19 Turun, China Segera Cabut Status Lockdown di Wuhan

Jumlah Kasus Covid-19 Turun, China Segera Cabut Status Lockdown di Wuhan

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:10 WIB

Sama Seperti Virus Corona Covid-19, TBC Juga Menular Melalui Droplet

Sama Seperti Virus Corona Covid-19, TBC Juga Menular Melalui Droplet

Health | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:05 WIB

Terkini

Cara Atasi KTP yang Disalahgunakan untuk Pinjol, Lengkap dengan Langkah Hukumnya!

Cara Atasi KTP yang Disalahgunakan untuk Pinjol, Lengkap dengan Langkah Hukumnya!

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 19:50 WIB

Serangga Hutan Terancam Karhutla padahal Punya Dampak bagi Ekosistem

Serangga Hutan Terancam Karhutla padahal Punya Dampak bagi Ekosistem

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 19:50 WIB

33 Negara Kompak Anjurkan Warganya Siapkan Logistik Darurat, Ada Apa?

33 Negara Kompak Anjurkan Warganya Siapkan Logistik Darurat, Ada Apa?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:44 WIB

Kemenperin Ancam Ketok Palu, Impor Bahan Baku Kimia Bakal Dibatasi Lagi

Kemenperin Ancam Ketok Palu, Impor Bahan Baku Kimia Bakal Dibatasi Lagi

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:44 WIB

Tutup Pertamuda Seed and Scale 2026, Pertamina Umumkan Sembilan Inovator Muda Terbaik

Tutup Pertamuda Seed and Scale 2026, Pertamina Umumkan Sembilan Inovator Muda Terbaik

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:44 WIB

Cara Menurunkan Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos, Penuhi Syarat Ini

Cara Menurunkan Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos, Penuhi Syarat Ini

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:40 WIB

Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!

Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 19:39 WIB

Isu Terseret Kasus Karhutla Kalimantan, NCKL Buka Suara

Isu Terseret Kasus Karhutla Kalimantan, NCKL Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:37 WIB

Warga Tewas Ditembak Saat Maulid di Aceh, KontraS Duga Terjadi Pembunuhan di Luar Hukum

Warga Tewas Ditembak Saat Maulid di Aceh, KontraS Duga Terjadi Pembunuhan di Luar Hukum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:34 WIB

Dari Jalanan ke Piala Wali Kota, Anak-anak Liga Aspal Siap Unjuk Gigi

Dari Jalanan ke Piala Wali Kota, Anak-anak Liga Aspal Siap Unjuk Gigi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:31 WIB

×