5 Tips Meredam Stres dan Panik di Tengah Pandemi Corona Covid-19

M. Reza Sulaiman

Kamis, 26 Maret 2020 | 15:46 WIB
5 Tips Meredam Stres dan Panik di Tengah Pandemi Corona Covid-19
Ilustrasi lelaki panik karena virus Corona Covid-19. [shutterstock]

Suara.com - 5 Tips Meredam Stres dan Panik di Tengah Pandemi Corona Covid-19

Pandemi virus Corona Covid-19 menyerang seluruh dunia. Setiap hari, berita munculknya kasus baru hingga jumlah korban meninggal terpampang di layar kaca hingga smartphone.

Hal ini bisa membuat sebagian orang merasa stres. Bahkan, bukan tak mungkin ada yang mengalami serangan panik, akibat situasi pandemi virus Corona Covid-19 yang genting.

Menurut psikolog dan ilmuwan Mary Alvord, panik adalah respon alami manusia terhadap stres.

"Sebagai manusia, apa yang rasanya perlu kita lakukan untuk bertahan hidup? Air botolan ludes dari rak-rak toko, meskipun tidak ada kelangkaan air. Kita tidak perlu lima dus botol air, dan sekarang toko-toko membatasi pembelian menjadi maksimal satu atau dua dus," ujarnya, dilansir VOA Indonesia, Kamis (26/3/2020).

Nah, untuk meredakan stres dan mencegah panik di tengah situasi pandemi, ada beberapa tips dari psikolog yang bisa Anda lakukan. Apa saja?

1. Saring informasi

Para psikolog menambahkan kita harus pandai menyaring sumber berita supaya mendapat informasi yang tepat. Dan juga penting untuk mengendalikan emosi dan terhindar dari kepanikan.

Ilustrasi Stres Gara-Gara Media Sosial. (Shutterstock)
Ilustrasi Stres berita pandemi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

2. Perbanyak komunikasi

baca juga

Situasi ini juga bisa membuat Anda memiliki waktu untuk berkomunikasi dengan kawan atau keluarga lama Anda.

"Coba lihat ini sebagai kesempatan baru. Sekarang kita lebih banyak di rumah; Kita bisa menjalin hubungan lebih dekat dengan saudara atau teman yang sudah lama tidak berkomunikasi. Dalam setiap krisis selalu ada kesempatan," tambahnya.

3. Tetap pada rutinitas

Psikolog Vaile Wright mengatakan kita tidak boleh meremehkan rutinitas. Jadwal dan rutinitas membantu kita lebih tenang dan memberi kesan kehidupan normal seperti biasa.

"Untuk mempersiapkan diri secara mental, kita harus melakukan hal-hal seperti perawatan diri. Penting untuk mempertahankan rutinitas, tidur pada waktu yang sama setiap malam dan bangun di pagi hari seperti hari kerja biasa. Jangan perlakukan seperti hari libur. Tetap mandi dan berdandan. Makan pada waktu yang sama," ujar Wright.

Ilustrasi cemas atau khawatir [Shutterstock]
Ilustrasi cemas atau khawatir [Shutterstock]

4. Sering FaceTime dan Skype

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

50 Orang Terpapar, Anies Prioritaskan Rapid Test Covid-19 untuk Tim Medis

50 Orang Terpapar, Anies Prioritaskan Rapid Test Covid-19 untuk Tim Medis

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 15:44 WIB

Positif Corona Covid-19, Perawat Ini Pilih Bunuh Diri akibat Stres Berat

Positif Corona Covid-19, Perawat Ini Pilih Bunuh Diri akibat Stres Berat

Health | Kamis, 26 Maret 2020 | 12:12 WIB

Psikosomatik, Ketika Stres  Dapat Menyebabkan Sakit Fisik

Psikosomatik, Ketika Stres Dapat Menyebabkan Sakit Fisik

Health | Selasa, 24 Maret 2020 | 14:49 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×