Studi: Anak-Anak di Asia adalah yang Tersehat di Dunia, Ini Alasannya

Vania Rossa

Jum'at, 27 Maret 2020 | 07:46 WIB
Studi: Anak-Anak di Asia adalah yang Tersehat di Dunia, Ini Alasannya
Ilustrasi Anak Sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Tahun lalu, sebuah hasil studi kesehatan yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet, disebutkan bahwa anak di Jepang adalah anak-anak yang paling sehat di dunia. Hasil studi ini bukan tanpa alasan. Menurut para peneliti, ketika obesitas dan kasus diabetes pada anak meroket di seluruh dunia, tingkat obesitas anak di Jepang justru sangatlah rendah. Kenapa bisa begitu?

Faktanya, banyak norma budaya yang dikembangkan di negara-negara Asia selain Jepang, ternyata sangat membantu menjaga kesehatan anak-anak. Dilansir dari Bright Side, inilah alasan yang membuat para peneliti menyimpulkan bahwa anak-anak di Asia adalah yang tersehat di dunia.

1. Mencegah anak-anak membaca terlalu dekat

"Jangan baca buku terlalu dekat, nanti matanya rusak!" Pernah dengar larangan ini dari orangtua Anda ketika kecil? Atau Anda sendiri yang suka berkata seperti itu kepada anak-anak di rumah?

Palang di Meja pada Sekolah di China. (Twitter/@yangzhanqing)
Palang di Meja pada Sekolah di China. (Twitter/@yangzhanqing)

Ternyata, banyak sekolah di China memasang palang di atas meja yang sesungguhnya dirancang untuk membantu anak-anak tidak membaca atau menulis terlalu dekat. Selain itu, palang di atas meja ini juga dapat membantu anak-anak mengembangkan postur tubuh yang baik.

2. Membiasakan anak-anak memakai masker

Di beberapa negara di Asia, seperti Jepang dan Korea, memakai masker sudah menjadi kebiasaan sejak mereka kecil. Hal ini lantaran penyakit terkait cuaca, seperti flu, batuk, dan demam, cenderung meningkat selama musim dingin, dan menyebabkan seseorang lebih mudah terpapar kuman dan virus dari orang lain di sekitarnya.

Di Jepang, sangatlah umum bagi masyarakatnya, bahkan anak-anak, yang merasa sakit atau yang alergi, menggunakan masker untuk membantu mengurangi paparan kuman dan virus di udara. Penjualan masker meningkat selama musim dingin.

3. Porsi makan lebih kecil

baca juga

Meski menyajikan beragam lauk dalam sekali makan, kebanyakan porsi makan di negara-negara Asia sangatlah kecil. Mereka memecah makanan menjadi beberapa bagian dalam porsi kecil-kecil, seperti semangkuk nasi, sayuran, miso, serta sepotong ikan atau daging. Selain itu, program makan siang di beberapa sekolah di Asia berkomitmen untuk fokus pada makanan yang ditanam secara lokal.

4. Menikmati aktivitas luar yang menyenangkan

Bermain di luar rumah bersama anak-anak tetangga adalah hal yang lumrah di Asia. Bahkan kini di Korea Selatan. memiliki beberapa aktivitas di luar ruangan dipandang semakin penting, misalnya hiking dan berkemah yang belakangan kian populer. Bahkan, keluarga di Korea Selatan yang terbiasa dengan cara hidup perkotaan kini lebih suka mengajak anak-anaknya berlibur dengan berkemah.

5. Membiasakan untuk mengonsumsi makanan sehat

Ilustrasi anak makan buah. (Shutterstock)

Banyak negara Asia menemukan berbagai cara untuk membuat makanan sehat untuk anak-anak. Di Jepang, sayuran adalah hidangan utama saat makan, dengan membatasi daging, lemak, susu, atau gula. Sup juga merupakan makanan pokok di banyak makanan Asia, di mana orang China sering memasukkan bahan-bahan makanan sehat ke dalam sup, seperti goji berry, serai, dan jahe.

Di banyak negara Asia, termasuk China dan Jepang, juga dianggap wajar bagi anak-anak untuk minum teh. Teh tidak hanya merupakan alternatif minuman yang lebih sehat dibandingkan soda, tetapi juga dapat memiliki manfaat kesehatan lain seperti membantu penglihatan anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Corona Covid-19 Ancam Kesehatan Mental Anak, Ketahui Tandanya

Wabah Corona Covid-19 Ancam Kesehatan Mental Anak, Ketahui Tandanya

Health | Kamis, 26 Maret 2020 | 14:48 WIB

Orang Tua Guru Ideal Keluarga

Orang Tua Guru Ideal Keluarga

Your Say | Kamis, 26 Maret 2020 | 09:42 WIB

Pencernaan Sehat, Kunci Nutrisi Terserap Optimal

Pencernaan Sehat, Kunci Nutrisi Terserap Optimal

Health | Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:28 WIB

Terkini

Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan

Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:30 WIB

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:17 WIB

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:02 WIB

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:50 WIB

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:22 WIB

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

×