Dermatologi: Meski di Rumah, Pakai Sunscreen Setiap Hari adalah Hal Wajib

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 02 April 2020 | 14:00 WIB
Dermatologi: Meski di Rumah, Pakai Sunscreen Setiap Hari adalah Hal Wajib
Perempuan menggunakan sunscreen. (Shutterstock)

Suara.com - Sudah berapa lama Anda berada di rumah? Dan sudah berapa kali Anda terpapar matahari? Berkurangnya terpapar sinar matahari mungkin membuat Anda tidak mengaplikasikan tabir surya atau sunscreen sama sekali selama di rumah.

Ahli dermatologi mengatakan, masa isolasi di rumah seharusnya tidak membuat Anda berhenti mengaplikasikan sunscreen meski hanya mendapat paparan dari jendela kaca saja.

Dokter kulit berbasis California, AS, Joyce Park, mengungkapkan tidak mengaplikasikan sunscreen selama di dalam rumah adalah kesalahpahaman umum.

"Jendela kaca standar memblokir UVB tetapi bukan sinar UVA, yang dapat menembus lebih dalam ke kulit daripada sinar UVB, dan merupakan faktor utama penuaan, (yang tandanya) bintik hitam, keripat, dan kulit bertekstur kasar," katanya, dikutip dari Independent.

Menurut Skin Cancer Foundation, sinar UVA juga terbukti dapat menyebabkan perkembangan kanker kulit.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi laki-laki menggunakan sunscreen (Sumber: Shutterstock)

Risiko ini sangat tinggi pada orang yang senang menghabiskan hari di dekat jendela, atau di ruangan dengan banyak sinar matahari.

"Diterapkan lagi setiap dua jam sekali," jelas seorang dokter di New York City, Hadley King.

Sebagian besar ahli dermatologi merekomendasikan menggunakan sunscreen spektrum luas daripada hanya mengandalkan produk kosmetik yang telah menambahkan faktor perlindungan matahari (SPF), karena kandungan SPF saja tidak melindungi terhadap sinar UVA.

"Banyak orang percaya bahwa memiliki SPF dalam pelembab atau alas bedaknya misalnya sudah cukup," kata konsultan dermatologis untuk La Roche-Posay, Justine Hextall.

Padahal, tambahnya, SPF hanya melindungi kulit dari UVB.

"UVA adalah gelombang yang lebih panjang yang bisa menembus kaca. Ini adalah panjang gelombang utama yang merusak kolagen kita dan juga dapat meningkatkan risiko kanker kulit," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rentan Tertular Covid-19, Pasien Cuci Darah Tuntut Ruangan Khusus Isolasi

Rentan Tertular Covid-19, Pasien Cuci Darah Tuntut Ruangan Khusus Isolasi

Health | Senin, 30 Maret 2020 | 19:05 WIB

Rumah Dinas Wali Kota Semarang Menjadi Rumah Isolasi

Rumah Dinas Wali Kota Semarang Menjadi Rumah Isolasi

Foto | Senin, 30 Maret 2020 | 17:39 WIB

Pemkab Terapkan Isolasi Lokal, Warga Luar Cianjur Dilarang Masuk

Pemkab Terapkan Isolasi Lokal, Warga Luar Cianjur Dilarang Masuk

Jabar | Senin, 30 Maret 2020 | 16:52 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB