Sempat Ditolak Tes karena Usia Muda, Pria Positif Corona Covid-19 Meninggal

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 03 April 2020 | 18:13 WIB
Sempat Ditolak Tes karena Usia Muda, Pria Positif Corona Covid-19 Meninggal
ilustrasi tes Covid-19 (Shutterstock)

Suara.com - Pria asal Florida, Conrad Buchanan masih bugar dan lincah, bahkan masih berdansa dengan putrinya pada awal Maret.

Namun pada tanggal 14 Maret, pria 39 tahun yang bekerja sebagai DJ itu mengalami mual. Saat itu, istrinya, Nicole khawatir dan meminta Buchanan untuk melakukan tes Covid-19.

Sayangnya, kondisi Buchanan yang masih muda dan hanya memiliki sedikit gejala ditolak rumah sakit untuk melakukan tes. "Kami tidak bisa mengujinya. Aku berjuang, berjuang, dan berjuang untuk mendapatkan tes," kata Nicole pada CNN.

"Mereka tidak ingin mengujinya karena usianya dan dia tidak memiliki masalah kesehatan yang berisiko," tambahnya.

Ilustrasi test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Melansir dari CNN, hingga pada 22 Maret kondisi suami Nicole semakin memburuk dan ia mengantarnya ke rumah sakit. Ayah muda itu kemudian langsung diintubasi segera setelah turun dari mobil.

Sementara suaminya ditangani pihak medis, ia memarkirkan mobil dan tidak pernah bertemu suaminya lagi.

"Aku berjalan ke pintu. Rumah sakit terkunci. Mereka tidak akan membiarkan siapa pun masuk setelah itu," katanya.

"Aku bahkan tidak pernah mengatakan, 'Aku mencintaimu'," sesal Nicole.

Kematian Conrad Buchanan menggambarkan kenyataan pahit Covid-19, bahwa tidak ada yang kebal dari penyakit ini. Orang muda yang sehat pun bisa mati karenanya.

baca juga

"Saya ingin semua orang tahu bahwa ini serius. Orang-orang berpikir bahwa itu hanya akan mempengaruhi orang-orang dengan masalah kesehatan dan lansia. Tetapi tidak," kata Nicole.

(Shutterstock)
(Shutterstock)

Nicole juga dinyatakan positif meskipun tidak menimbulkan gejala parah ia mengalami kehilangan indera penciuman dan pengecap.

Putri mereka, Skye juga sedang menunggu hasil tesnya keluar.

"Secara keseluruhan kami berbagi segalanya, dia (Buchanan) mengantarku ke sekolah, ke balet. Dia adalah segalanya bagiku," kata Skye pada CNN.

Kematian Buchanan adalah salah satu bukti tren baru-baru ini di mana orang-orang muda mengalami kritis saat terkena Covid-19. Beberapa negara, seperti Italia, Prancis, hingga Amerika Serikat melaporkan kebanjiran pasien dengan usia kurang dari 40 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

25 Meninggal, Pasien Positif Corona di Jawa Barat Tembus 225 Orang

25 Meninggal, Pasien Positif Corona di Jawa Barat Tembus 225 Orang

Jabar | Jum'at, 03 April 2020 | 17:43 WIB

Tambah 6, Warga Banten Positif Corona Jadi 170 Orang

Tambah 6, Warga Banten Positif Corona Jadi 170 Orang

Banten | Jum'at, 03 April 2020 | 17:37 WIB

Ahli Epidemiologi UI: Penyemprotan Disinfektan Tindakan Mubazir

Ahli Epidemiologi UI: Penyemprotan Disinfektan Tindakan Mubazir

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 17:36 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×