Hamil Setelah 10 Tahun Kosong Seperti Rianti Cartwright, Perlu Minum Obat?

M. Reza Sulaiman | Frieda Isyana Putri
Hamil Setelah 10 Tahun Kosong Seperti Rianti Cartwright, Perlu Minum Obat?
Rianti Cartwright dikabarkan hamil anak pertama [Instagram/@riantic]

Aktris Rianti Cartwright akhirnya dinyatakan positif hamil setelah 10 tahun berjuang untuk mendapatkan momongan. Dokter sebut wajib disupport obat-obatan, Apa saja?

Suara.com - Hamil Setelah 10 Tahun Kosong Seperti Rianti Cartwright, Perlu Minum Obat?

Februari lalu, aktris Rianti Cartwright akhirnya dinyatakan positif hamil setelah 10 tahun berjuang untuk mendapatkan momongan. Ia pun mengaku sebelumnya program bayi tabung perdananya sempat gagal, namun perempuan berusia 36 tahun ini kembali mencoba untuk kali keduanya.

Menjadi seorang ibu hamil di usia di atas 35 tahun setelah menunggu lama dalam program bayi tabung (IVF) memiliki kerentanan sendiri pada tiga bulan pertama kehamilan, berbeda dengan kehamilan alami biasa.

Dipaparkan oleh dr. Arie A. Polim, D.MAS, M.BHRE, SpOG(K), dari Morula IVF Jakarta, bagi ibu hamil yang memiliki riwayat yang sama seperti Rianti bisa rentan mengalami keguguran, janin tidak berkembang, dan lain-lain dalam tiga bulan pertama kehamilan.

"Karena program IVF mau bagaimanapun adalah program buatan kan, jadi kita perlu support dengan obat-obatan," kata dr. Arie pada Suara.com melalui sambungan telepon, Senin (6/4/2020).

Yakni obat-obatan seperti progesteron yang lebih kuat, penguat kandungan yang juga lebih kuat, dan harus hati-hati dalam melakukan aktivitas.

Setelah tiga bulan terlewati, penanganan dan risiko yang dihadapi tidak akan ada bedanya dengan kehamilan alamiah biasanya.

dr. Arie menambahkan, kecuali pasien tersebut mengalami kehamilan kembar, risiko kelahiran prematur akan lebih tinggi sehingga diperlukan intervensi dan pengawasan yang lebih khusus dan lebih ketat.

Dihubungi terpisah, dr. Ni Komang Yeni Dhanasari, SpOG dari Bamed Women`s Clinic mengatakan yang harus diperhatikan apabila memiliki riwayat kehamilan seperti Rianti, jika da penyakit sebelumnya seperti PCOS dan harus meminum obat maka harus ikuti anjuran dokter.

Ilustrasi ibu hamil, janin dalam kandungan. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil, janin dalam kandungan. (Shutterstock)

"Apakah obatnya harus dilanjutkan atau tidak. Kalau nggak ada, ya berarti sama aja treatment-nya seperti orang hamil biasa," katanya kepada Suara.com.

Ia mengingatkan untuk tetap menjaga nutrisi, selalu makan-makanan yang bergizi, konsumsi vitamin D, jaga asupan zat besi, dan rutin berjemur.

Lalu tetap melakukan aktivitas fisik ringan seperti senam hamil. dr Yeni, sapaannya, juga mengingatkan tentang menjaga kondisi psikologi saat hamil.

"Karena ini kan kehamilan yang sulit, kehamilan yang didambakan, pasti sedikit-sedikit nervous. Mungkin takut untuk melakukan aktivitas yang berlebihan. Itu juga harus diperhatikan secara psikisnya," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS