Beli Hand Sanitizer, Jangan Lupa Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa Ya!

M. Reza Sulaiman
Beli Hand Sanitizer, Jangan Lupa Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa Ya!
Kertas pengumuman kekosongan masker dan hand sanitizer terpasang di Apotek Whotara Purwokerto, Rabu (4/3/2020). [Suara.com/Anang Firmansyah]

Terburu-buru membeli hand sanitizer bisa membuat Anda lupa mengecek tanggal kedaluwarsa produk.

Suara.com - Beli Hand Sanitizer, Jangan Lupa Perhatikan Cek Tanggal Kedaluwarsa Ya!

Penggunaan hand sanitizer merupakan salah satu cara untuk mencegah infeksi virus Corona Covid-19. Namun ingat, saat membeli hand sanitizer Anda juga wajib mengecek tanggal kedaluwarsanya ya.

Tanggal kedaluwarsa adalah hal sederhana yang harus diperhatikan sebelum membeli hand sanitizer.

Penumpukan botol hand sanitizer yang telah kedaluwarsa bahkan terjadi di Amerika Serikat. Lembaga obat dan makanan atau FDA Amerika Serikat menemukan hal tersebut.

FDA memperkirakan, sejak panic buying terjadi akibat pandemik, hanya sedikit konsumen yang memperhatikan keterangan tanggal kedaluwarsa pada hand sanitizer.

Melansir dari laman The Star, menurut FDA menambahkan tanggal kedaluwarsa hak yang wajar pada produk obat. Asalkan produk bisa memastikan bahwa obat tetap stabil selama lebih dari tiga tahun.

Namun FDA tidak memiliki informasi tentang stabilitas atau efektivitas produk obat setelah tanggal kedaluwarsanya.

Seperti dituliskan pada laman Healthline.com bahwa alkohol merupakan bahan utama hand sanitizer dan akan menguap ketika terpapar udara. Jika botol hand sanitizer tidak kedap udara, maka persentase alkohol berkurang.

FDA tidak memberikan solusi tentang apa yang harus dilakukan dengan hand sanitizer kedaluwarsa. Sebab keadaan darurat pandemik memaksa percepatan produksi harus dilakukan sehingga pabrik mengabaikan tanggal kedaluwarsa untuk saat ini.

Ilustrasi Anak Pakai Hand Sanitizer. (Shutterstock)
Ilustrasi Anak Pakai Hand Sanitizer. (Shutterstock)

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) tetap menyarankan agar mencuci tangan dengan sabun dan air selama paling tidak 20 detik. Cara itu diyakini bisa untuk menghentikan penyebaran virus.

Hand sanitizer yang direkomendasikan memiliki kadar alkohol kurang lebih 60 persen. Selain itu, FDA tidak menganjurkan agar masyarakat membuat hand sanitizer sendiri.

"Jika dibuat secara keliru, pembersih tangan bisa jadi tidak efektif. Dan ada laporan luka bakar kulit dari pembersih tangan buatan sendiri," kata FDA.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS