Dear Parent, Begini Cara Siasati Imunisasi Rutin Anak Selama Pandemi Corona

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 10 April 2020 | 08:20 WIB
Dear Parent, Begini Cara Siasati Imunisasi Rutin Anak Selama Pandemi Corona
Ilustrasi cara menyiasati imunisasi rutin anak selama pandemi corona. (Shutterstock)

Suara.com - Dear Parent, Begini Cara Siasati Imunisasi Rutin Anak Selama Pandemi Corona.

Anak-anak di bawah usia lima tahun memiliki jadwal imunisasi rutin. Namun di tengah pandemi virus corona Covid-19 saat ini, kebanyakan orang tua khawatir membawa anaknya ke puskesmas atau rumah sakit untuk imunisasi.

Spesialis anak dr. Lucyana, SpA mengatakan saat masa pandemi ini imunisasi boleh ditunda maksimal satu bulan.

"Kalau memang kepepet ditunda boleh tapi maksimal satu bulan," kata Lucyana dalam diskusi online 'Menyiasati Jadwal Imunisasi Anak saat Pandemik Covid-19 di media sosialnya, Kamis (9/4/2020).

Dinas Kesehatan Menteng memberikan imunisasi Measleas Rubella (MR) kepada sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) di SDN Menteng 02, Jakarta, Jumat (4/8).
Ilustrasi imuniasi anak. 

Namun saat imunisasi tidak bisa lagi ditunda, Lucyana menyarankan agar sebaiknya orang tua tetap membawa anaknya ke fasilitas kesehatan.

Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan orang tua saat membawa anak ke rumah sakit atau puskesmas di tengah wabah virus.

"Pertama pastikannya anak sehat. Kedua buat janji imunisasi hari apa. Sebisa mungkin jadwal tunggu jangan lama-lama di rumah sakit," katanya.

Setelah itu saat akan berangkat ke fasilitas kesehatan, pastikan orang tua harus membawa masker kain. Tetapi, Lucyana mengingatkan, anak yang masih berusia di bawah dua tahun tidak direkomendasikan memakai masker.

"Karena saluran napasnya kecil, CDC (Lembaga Kesehatan AS) tidak merekomendasikan di bawah dua tahun pakai masker, takutnya akan sesak. Di bawah dua tahun juga belum bisa bilang kalau sesak. Kalau dia sesak lalu gak bisa lepas masker sendiri itu bisa bahaya buat si anak," tuturnya.

Selain itu, Lucyana menganjurkan sebaiknya bayi dibawa menggunakan stroler. Kemudian tutup kereta bayi tersebut dengan selimut untuk meminimalisir paparan debu dan virus.

Sedangkan pada anak di atas dua tahun tak masalah jika dipakaikan masker kain. Namun yang perlu diperhatikan orang tua agar menjaga anaknya tidak berlarian saat di tempat umum.

"Masker bukan pengganti physical distancing. Jangan merasa aman kalau pakai masker. Anaknya dijagain jangan lari-lari. Dia kan gak ngerti physical distancing. Orang tua yang jagain supaya anak gak lari-lari," tuturnya.

Terakhir, Lucyana mengingatkan agar selalu rajin mencuci tangan usai memegang benda apa oun di tempat umum.

"Pegang handle pintu, pegang pager, buka pintu mobil, ke ruang pendaftaran pegang meja formulir, cuci tangan," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Rutin Imunisasi, Bisakah Terhindar dari Infeksi Corona Covid-19?

Anak Rutin Imunisasi, Bisakah Terhindar dari Infeksi Corona Covid-19?

Health | Senin, 23 Maret 2020 | 18:22 WIB

Di Tengah Pandemi Corona Covid-19, IDAI Imbau Imunisasi Anak Lanjut Terus

Di Tengah Pandemi Corona Covid-19, IDAI Imbau Imunisasi Anak Lanjut Terus

Health | Senin, 23 Maret 2020 | 18:55 WIB

Pasokan dari Kemenkes Terhenti, Imunisasi Polio di Bantul Tetap Berjalan

Pasokan dari Kemenkes Terhenti, Imunisasi Polio di Bantul Tetap Berjalan

Jogja | Kamis, 13 Februari 2020 | 14:39 WIB

Terkini

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB