Sejak Februari, Selandia Baru hanya Melaporkan 1 Kematian akibat Covid-19

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 10 April 2020 | 11:36 WIB
Sejak Februari, Selandia Baru hanya Melaporkan 1 Kematian akibat Covid-19
Ilustrasi Selandia Baru [Shutterstock/mrmichaelangelo]

Suara.com - Selandia Baru, sebuah negara pulau kecil dengan populasi kurang dari lima juta penduduk memberlakukan sistem lockdown selama satu bulan, tujuannya adalah untuk 'menghilangkan' virus corona baru yang saat ini menjadi pandemi global.

Ternyata pemberlakuan tersebut dinilai berhasil karena selama empat hari berturut-turut negara ini melaporkan penurunan jumlah kasus setiap harinya.

Pada Kamis (9/4/2020) negara ini hanya melaporkan adanya 29 kasus yang artinya membuat total pasien terinfeksi menjadi 1.239, termasuk satu kematian. Kasus ini pun hanya ada di 14 rumah sakit dan 317 orang telah dinyatakan pulih.

"Kami 'berbelok' dan komitmen kalian memberi arti bahwa rencana kita berhasil," kata Perdana Menteri Jacinda Ardern dalam pidatonya, dikutip CNN.

Bagi negara lain kasus positif kemungkinan menjadi alasan untuk memberlakukan lockdown.

Jacinda Ardern dalam Live Facebook (YouTube/CNN)
Jacinda Ardern dalam Live Facebook (YouTube/CNN)

Sebaliknya, Ardern justru memperketat pembatasan perbatasan, yang berarti semua orang yang tiba di Selandia Baru diharuskan untuk melakukan karantina selama dua minggu dalam fasilitas yang disetujui, daripada mengisolasi diri di rumah.

Aturan ini hanya berlaku bagi warga negara itu saja, warga negara asing sudah tidak diperbolehkan ke masuk sejak 20 Maret lalu.

"Aku tidak ragu untuk mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan masyarakat Selandia Baru selama dua minggu terakhir (langkah) yang sangat besar."

"Kalian membuat keputusan ini bersama, kita bisa melindungi satu sama lain. Dan kalian sudah (melakukannya). Kalian sudah menyelamatkan banyak nyawa."

baca juga

"Tapi seperti yang aku bilang, hal ini akan jadi maraton (berlanjut)."

Memang ada dua keunggulan dari Selandia Baru dalam memerangi pandemi Covid-19, yaitu geografi dan waktu.

Selandia Baru baru mengonfirmasi kasus pertamanya pada 28 Februari. Pada 29 Maret, negara ini mengonfirmasi kematian pertama, hingga saat ini.

Petugas kesehatan mengambil sampel darah warga saat Rapid Test COVID-19 di Taman Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/4).   [ANTARA FOTO/Novrian Arbi]
Petugas kesehatan mengambil sampel darah warga saat Rapid Test COVID-19 di Taman Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/4). [ANTARA FOTO/Novrian Arbi]

Menurut ahli mikrobiologi Universitas Auckland, Siouxsie Wiles, mereka juga memiliki keuntungan dengan menjadi pulau yang jauh dari kebanyakan negara lain, dengan penerbangan lebih sedikit daripada tempat lain.

Itulah sebabnya Ardern mengatakan menjadi sebuah pulau adalah "keuntungan berbeda dalam kemampuan kita untuk memberantas virus".

Tapi, pembelajaran nyata dari Selandia Baru adalah kombinasi antara ilmu pengetahuan dan kepemimpinan yang baik yang mana termasuk rapid test yang luas, kata Profesor Michael Baker, dari Departemen Kesehatan Masyarakat Universitas Otago.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkat Lockdown, Pegunungan Himalaya Terlihat di India setelah 30 Tahun

Berkat Lockdown, Pegunungan Himalaya Terlihat di India setelah 30 Tahun

Tekno | Jum'at, 10 April 2020 | 11:26 WIB

Merinding, Ratusan Anak Muda di AS Meninggal Dunia Akibat Corona Covid-19

Merinding, Ratusan Anak Muda di AS Meninggal Dunia Akibat Corona Covid-19

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 11:00 WIB

Berkostum Superhero, Polisi di Pasuruan Semprotkan Cairan Disinfektan

Berkostum Superhero, Polisi di Pasuruan Semprotkan Cairan Disinfektan

Foto | Jum'at, 10 April 2020 | 11:05 WIB

Terkini

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:01 WIB

Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi

Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

Volume Transaksi Naik, Bursa Kripto CFX Perkuat Pasar Aset Digital Indonesia

Volume Transaksi Naik, Bursa Kripto CFX Perkuat Pasar Aset Digital Indonesia

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:59 WIB

Menakar Pencopotan Purbaya: Sarat Kalkulasi Politik 2029 dan Beban Fiskal

Menakar Pencopotan Purbaya: Sarat Kalkulasi Politik 2029 dan Beban Fiskal

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:58 WIB

Segera Antre, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.592.000/Gram

Segera Antre, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.592.000/Gram

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:52 WIB

Zero Odol Masih Jauh Tercapai, 72 Ribu Truk Obesitas Masih Beroperasi di Jalan

Zero Odol Masih Jauh Tercapai, 72 Ribu Truk Obesitas Masih Beroperasi di Jalan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:51 WIB

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:46 WIB

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:45 WIB

×