Merinding, Ratusan Anak Muda di AS Meninggal Dunia Akibat Corona Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 10 April 2020 | 11:00 WIB
Merinding, Ratusan Anak Muda di AS Meninggal Dunia Akibat Corona Covid-19
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Merinding, Ratusan Anak Muda di AS Meninggal Akibat Corona Covid-19.

Meski orang tua tetap yang paling rentan mengalami komplikasi virus corona, pasien yang lebih muda, termasuk mereka yang tidak memiliki kondisi penyakit bawaan juga dapat menjadi sakit parah, karena terinfeksi Corona Covid-19, bahkan sebagian mereka meninggal akibatnya.

Seperti dilansir dari Huffington Post, setidaknya 759 orang di bawah usia 50 telah meninggal di Amerika Serikat. Setidaknya 45 dari kematian itu adalah mereka yang berusia 20-an, sementara 190 di antara orang-orang berusia 30-an.

Bahkan pasien di bawah usia 20 juga tidak terhindar. Menurut laporan mereka, setidaknya 9 orang di AS yang berusia 20 atau lebih muda telah meninggal karena penyakit itu.

Penanganan jenazah pasien covid-19 di Amerika Serikat (VOA Indonesia)
Penanganan jenazah pasien covid-19 di Amerika Serikat (VOA Indonesia)

Laporan ini mencatat bahwa jumlah kematian di kalangan orang muda kemungkinan lebih tinggi. Ini karena beberapa negara tidak memberikan data tentang kematian virus corona berdasarkan kelompok usia.

Para ahli kesehatan telah berulang kali memperingatkan orang-orang Amerika yang lebih muda untuk menganggap pandemi coronavirus dengan serius.

"Meskipun Anda masih muda, Anda tidak benar-benar kebal," kata Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular Amerika Serikat.

Analisis sebelumnya oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menemukan bahwa orang Amerika yang lebih muda menjadi salah satu populasi besar rawat inap virus corona yang diketahui. Orang dewasa berusia 20 hingga 54 menyumbang 38% persen dari mereka yang membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Di antara 121 pasien yang diketahui telah dirawat di unit perawatan intensif, 48 persen berusia di bawah 65 tahun.

Sementara itu, anak muda yang dirawat di rumah sakit karena COVID-19 memiliki kondisi yang sudah ada sebelumnya seperti hipertensi dan asma. Tetapi beberapa pasien yang lebih muda telah menderita hasil yang parah bahkan tanpa riwayat masalah kesehatan.

"Saya pikir semua orang harus memperhatikan ini," kata Stephen Morse, seorang profesor epidemiologi di Universitas Columbia.

“Bukan hanya orang tua saja. Akan ada orang berusia 20 tahun ke atas. Mereka harus berhati-hati, bahkan jika mereka berpikir bahwa mereka masih muda dan sehat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Cepat Menular, 50 Persen Orang Tak Sadar Idap Virus Corona

Bikin Cepat Menular, 50 Persen Orang Tak Sadar Idap Virus Corona

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 10:00 WIB

Kasus Corona di Amerika Serikat Tembus 200 Ribu Lebih

Kasus Corona di Amerika Serikat Tembus 200 Ribu Lebih

News | Kamis, 02 April 2020 | 11:48 WIB

Amerika Serikat Peringkat 1 Kasus Corona, Indonesia diminta Belajar

Amerika Serikat Peringkat 1 Kasus Corona, Indonesia diminta Belajar

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 10:48 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB