Duh, Virus Corona Covid-19 Bisa Aktif Lagi pada Pasien yang Telah Sembuh

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Sabtu, 11 April 2020 | 07:05 WIB
Duh, Virus Corona Covid-19 Bisa Aktif Lagi pada Pasien yang Telah Sembuh
COVID-19 mampu membajak sel inang untuk mereplikasi, menciptakan ribuan salinannya sendiri hingga sel inang kewalahan dan secara efektif membunuh dirinya sendiri [NIAID].

Suara.com - Duh, Virus Corona Covid-19 Bisa Aktif Lagi pada Pasien yang Telah Sembuh.

Virus corona mungkin bisa aktif kembali pada orang yang telah sembuh dari penyakit. Demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea.

Seperti dilansir dari Times of India, sekitar 51 pasien yang digolongkan telah sembuh di Korea Selatan telah dites positif lagi. Namun, mereka bukan ternfeksi lagi, melainkan virus yang ada dalam tubuh aktif kembali. Hal ini mengingat mereka kembali dinyatakan positif tak lama setelah selesai karantina.

Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].
Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].

"Meskipun kami lebih menekankan reaktivasi sebagai penyebab yang mungkin, kami sedang melakukan studi komprehensif tentang ini," kata Jeong Eun-kyeong, direktur jenderal CDC Korea.

Seperti diketahui, seorang pasien dianggap sepenuhnya pulih ketika dua tes dilakukan dengan interval 24 jam menunjukkan hasil negatif. Kini, CDC Korea akan melakukan penyelidikan epidemiologis terhadap kasus-kasus itu.

Korea Selatan adalah salah satu negara paling awal yang mengalami wabah Covid-19 berskala besar. Namun negara itu hanya melaporkan sekitar 200 kematian dan jumlah kasus baru yang menurun sejak memuncak pada 1.189 pada 29 Februari.

Salah satu program pengujian dan ekspansif terbesar di dunia adalah pendekatan yang digerakkan oleh teknologi untuk melacak infeksi telah membuat Korea menahan epidemi tanpa melakukan lockdown.

Ketakutan akan infeksi ulang pada pasien yang pulih juga meningkat di Cina, tempat virus tersebut pertama kali muncul Desember lalu. Beberapa orang dinyatakan positif lagi dan bahkan meninggal karena penyakit tersebut setelah diduga sembuh dan meninggalkan rumah sakit.

Hingga kini, epidemiolog di seluruh dunia berlomba untuk mencari tahu lebih banyak tentang virus yang menyebabkan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2.273 Orang RI Positif Corona, Banyak Tertular Tanpa Gejala

2.273 Orang RI Positif Corona, Banyak Tertular Tanpa Gejala

News | Minggu, 05 April 2020 | 16:34 WIB

Bernapas Dekat Pasien Corona Covid-19, Bisakah Tertular Virus?

Bernapas Dekat Pasien Corona Covid-19, Bisakah Tertular Virus?

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 17:35 WIB

Awas! Pria Brewokan Lebih Berisiko Tertular Corona Covid-19, Apa Sebabnya?

Awas! Pria Brewokan Lebih Berisiko Tertular Corona Covid-19, Apa Sebabnya?

Lifestyle | Rabu, 01 April 2020 | 19:15 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB