Lelaki Wajib Waspada! Doyan Belanja Ternyata Bikin Rentan Impotensi

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 14 April 2020 | 20:40 WIB
Lelaki Wajib Waspada! Doyan Belanja Ternyata Bikin Rentan Impotensi
Ilustrasi lelaki alami impotensi. [shutterstock]

Suara.com - Lelaki Wajib Waspada! Doyan Belanja Ternyata Bikin Rentan Impotensi

Kebiasaan belanja, termasuk shopping ke mal dan belanja online, sekarang pun digemari lelaki. Namun, kebiasaan ini rupanya bisa menyebabkan efek samping buruk, yakni impotensi. Benarkah?

Dilansir laman Kliniklelaki.com, belanja memang bisa menimbulkan perasaan senang. Namun rupanya saat belanja, lelaki bisa terpapar senyawa kimiawi yang ada di kertas bon, bungkus makanan, hingga bungkus minuman.

Bahan kimia yang disebut BPA ini dikatakan sangat beracun bagi tubuh. Paparan dalam jumlah besar diketahui bisa merusak otak, saraf, dan meningkatkan risiko penyakit seperti jantung dan kanker.

Terkait impotensi, seorang ahli urologi menyebut paparan BPA bisa masuk ke tubuh lewat kertas bon. Kertas bon yang diberikan oleh kasir diduga mengandung bahan kimia BPA yang berbahaya, karena dapat menekan hormon seksual.

BPA juga terdapat pada banyak alat-alat yang terbuat dari Polikarbonat yaitu plastik. Beberapa barang seperti botol plastik dan kaleng yang mengandung BPA diduga dapat memicu kanker payudara, jantung, obesitas, gangguan metabolisme.

Hanya saja, klaim ini masih diperdebatkan oleh para ahli, mengingat belum ada penelitian khusus terkait kadar BPA dalam kertas bon maupun kantong belanja yang bisa dipegang lelaki.

ilustrasi impotensi. (Shutterstock)
ilustrasi impotensi. (Shutterstock)

Secara medis, penyebab impotensi sendiri terdiri dibagi menjadi 5. Berikut penjelasannya:

1. Organik

Ini adalah penyebab terbanyak pada impoten di usia lanjut (diatas 40 tahun). Organik artinya ada penyakit yang mendasari dari masalah gangguan ereksi atau impoten yang dialaminya. Seperti gangguan pada pembuluh darah dan jantung, serta penyakit kencing manis atau yang lebih dikenal juga sebagai Diabetes Melitus.

2. Hormonal

Gangguan hormon pada pria, misal terjadi penurunan hormon seks pria Androgen oleh berbagai sebab, misalnya akibat penuaan.
Selain itu beberapa kondisi yang sifatnya diturunkan melalui genetik bisa juga menjadi dasar gangguan hormon seks pria.

3. Persarafan

Akibat trauma atau benturan pada tulang belakang bagian pinggang ke bawah yang mengatur proses pada sistem reproduksi pria.

Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]
Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]

4. Efek samping obat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Amerika Beralih ke Belanja Online untuk Memutus Penyebaran Covid-19

Warga Amerika Beralih ke Belanja Online untuk Memutus Penyebaran Covid-19

Video | Selasa, 14 April 2020 | 16:03 WIB

Waspada Covid-19, Orang Ini Sambangi Supermarket Pakai Kostum Superhero

Waspada Covid-19, Orang Ini Sambangi Supermarket Pakai Kostum Superhero

Lifestyle | Selasa, 14 April 2020 | 13:30 WIB

Pemda Jogja Ajak Masyarakat Belanja di TTIC via GoShop, Begini Caranya

Pemda Jogja Ajak Masyarakat Belanja di TTIC via GoShop, Begini Caranya

Jogja | Senin, 13 April 2020 | 14:41 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB