Trauma Masa Kecil Dapat Memengaruhi Kesehatan Fisik saat Dewasa

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 15 April 2020 | 16:05 WIB
Trauma Masa Kecil Dapat Memengaruhi Kesehatan Fisik saat Dewasa
Ilustrasi trauma (Shutterstock)

Suara.com - Peristiwa traumatis yang dalam istilah psikologis adalah insiden yang membuat seseorang yakin dirinya dalam bahaya cedera serius atau kehilangan nyawa.

Menurut ilmuwan peneliti di Harvard T.H. Chan School of Public Health, Andrea Roberts, peristiwa traumatis dapat memicu reaksi emosional, bahkan fisik, yang dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap sejumlah kondisi kesehatan, termasuk serangan jantung, stroke, obesitas, diabetes, dan kanker.

Berdasarkan laporan di Health.harvard.edu, risiko seseorang terkena masalah kesehatan mental dan fisik dari trauma masa lalu meningkat seiring dengan jumlah kejadian yang dialami.

Sebagai contoh, risiko Anda untuk masalah jauh lebih tinggi jika Anda memiliki tiga atau lebih pengalaman negatif, yang disebut pengalaman buruk pada masa kanak-kanak atau adverse childhood experience (ACE).

Ilustrasi perempuan alami trauma. [shutterstock]
Ilustrasi perempuan alami trauma. [shutterstock]

Peristiwa traumatis yang dimaksud misalnya penganiayaan fisik, pelecehan seksual dan emosional, pengabaian fisik dan emosional, menyaksikan KDRT, penyalahgunaan zat dalam rumah tangga hingga perceraian orangtua.

Para ahli percaya bahwa sebenarnya ada efek biologis langsung yang terjadi ketika tubuh mengalami stres ekstrem.

Ketika seseorang mengalami sesuatu yang memicu kecemasan, respon stres akan aktif. Tubuh menghasilkan lebih banyak adrenalin, jantung berdetak kencang dan tubuh akan 'memancing' untuk bereaksi.

"Seseorang yang pernah mengalami trauma mungkin memiliki lonjakan adrenalin yang lebih kuat dan mengalaminya lebih sering daripada seseorang yang tidak memiliki riwayat yang sama," tutur Roberts.

Ilustrasi korban kekerasan. (Shutterstock)
Ilustrasi korban kekerasan. (Shutterstock)

Stres kronis dapat meningkatkan peradangan di dalam tubuh, dan peradangan telah dikaitkan dengan berbagai penyakit, termasuk penyakit kardiovaskular dan penyakit autoimun.

baca juga

Trauma awal mengganggu sistem inflamasi yang dapat menyebabkan masalah jangka panjang dalam sistem ini dan masalah kesehatan kronis yang dipicu oleh peradangan yang konstan. Biasanya semakin banyak trauma yang dialami, semakin buruk kesehatan orang itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlalu! Pria Jepret Ibu Tertidur, Bilang Silakan Ditukar Tambah Motor

Terlalu! Pria Jepret Ibu Tertidur, Bilang Silakan Ditukar Tambah Motor

Jabar | Rabu, 15 April 2020 | 15:48 WIB

Kasus Pelecehan pada Anak selama Karantina Naik Meski Dilaporkan Turun

Kasus Pelecehan pada Anak selama Karantina Naik Meski Dilaporkan Turun

Health | Rabu, 15 April 2020 | 15:42 WIB

Stres saat Pandemi Corona, Coba Nonton TV dan Film Rekomendasi Psikoterapis

Stres saat Pandemi Corona, Coba Nonton TV dan Film Rekomendasi Psikoterapis

Health | Rabu, 15 April 2020 | 15:31 WIB

Terkini

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:09 WIB

×