Para Peneliti Australia Coba Vaksin Tuberkulosis untuk Covid-19

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 21 April 2020 | 09:13 WIB
Para Peneliti Australia Coba Vaksin Tuberkulosis untuk Covid-19
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Para peneliti dari Murdoch Children's Research Institute di Australia (MCRI) mulai menyelenggarakan uji coba. Mereka menyelidiki apakah vaksin tuberkulosis (TB) yang dikenal sebagai Bacille Calmette-Guerin (BCG) dapat berfungsi pada Covid-19.

Melansir dari Medical News Today, para peneliti berencana untuk menguji coba vaksin pada sekitar 4.000 staf medis garis depan di rumah sakit di seluruh Australia.

"Kami berharap melihat pengurangan dalam prevalensi dan keparahan gejala Covid-19 pada petugas layanan kesehatan yang menerima vaksinasi BCG," kata pemimpin penelitian, Nigel Curtis dari MCRI.

Vaksin BCG sendiri merupakan vaksin TB, penyakit menular yang paling umum menyerang paru-paru. Bakteri TB yang disebut dengan Mycobacterium tuberculosis.

BCG dapat mengurangi kemungkinan bakteri menginfeksi seseorang. Ini juga mengurangi keparahan penyakit pada mereka yang terkena.

Vaksin BCG pertama kali tersedia pada tahun 1921 dan muncul pada daftar obat esensial Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Lebih dari 100 juta bayi menerima vaksinasi BCG setiap tahun.

Ilustrasi Vaksin [Shutterstock]
Ilustrasi Vaksin [Shutterstock]

Selain TBC, vaksin BCG juga melindungi terhadap kondisi lain yang melibatkan mikobakterium, termasuk kusta. Para ilmuwan menghasilkan vaksin menggunakan bovis Mycobacterium hidup yang diambil dari sapi yang telah mereka atur untuk mengurangi kejantanannya.

Dilansir dari Medical News Today, para peneliti tertarik untuk menyelidiki vaksin BCG terhadap Covid-19 karena penelitian sebelumnya menunjukkan, bahwa BCG mungkin mengurangi risiko beberapa infeksi pernapasan yang sama sekali tidak terkait dengan TB.

Misalnya, sebuah penelitian yang dilakukan para ilmuwan di Guinea-Bissau menyimpulkan bahwa vaksinasi BCG mungkin memiliki efek perlindungan yang tidak ditargetkan terhadap [infeksi saluran pernapasan bawah akut], efek yang paling menonjol pada anak perempuan.

baca juga
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Dalam penelitian lain, para peneliti menggali data retrospektif dari rumah sakit Spanyol. Mereka menyimpulkan bahwa vaksinasi BCG saat lahir dapat mengurangi rawat inap karena infeksi pernapasan dan sepsis.

Masih belum jelas persis bagaimana dan mengapa ini disebut efek heterolog dari vaksin BCG. Namun, itu tampaknya disebabkan oleh peningkatan respons imun yang tidak spesifik.

Meskipun tidak ada penelitian yang selesai menyelidiki pengaruh vaksin BCG terhadap SARS-CoV-2, para ilmuwan berharap bahwa BCG bisa sedikt berhasil. Jika vaksin BCG dapat meningkatkan sistem kekebalan, itu mungkin mengurangi tingkat infeksi SARS-CoV-2 atau mengurangi keparahan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Hari Cuma Minum Air karena Corona, Kematian Ibu Yuli Kini Jadi Misteri

2 Hari Cuma Minum Air karena Corona, Kematian Ibu Yuli Kini Jadi Misteri

Banten | Selasa, 21 April 2020 | 08:28 WIB

Untuk Pertama Kali, Kasus Virus Corona di Italia Mengalami Penurunan

Untuk Pertama Kali, Kasus Virus Corona di Italia Mengalami Penurunan

News | Selasa, 21 April 2020 | 08:31 WIB

Kartini Masa Kini, Utami Tetap Hantarkan Order Makanan dari RS dr. Sardjito

Kartini Masa Kini, Utami Tetap Hantarkan Order Makanan dari RS dr. Sardjito

Jogja | Selasa, 21 April 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB