Amankah bila Anak Disabilitas Ingin Zumba?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 24 April 2020 | 11:30 WIB
Amankah bila Anak Disabilitas Ingin Zumba?
Anak-anak zumba [shutterstock]

Suara.com - Zumba identik dengan gerakannya yang enerjik. Banyak orang tentu berpikir apakah olahraga ini cukup aman dan bisa dilakukan oleh disabilitas.

Namun siapa sangka, olahraga yang menggabungkan dance dan fitnes ini bisa dilakukan oleh berbagai orang dengan kondisi apa pun.

Olahraga di kelas Zumba terdapat lima program yang masing-masing memiliki kekhususan. Salah satunya zumba gold yang bisa diikuti oleh orang usia di atas 40 tahun dan disabilitas.

"Jadi gerakannya terbatas. Dari situ Zumba menyediakan program zumba gold. Bisa diikuti yang berkebutuhan khusus. Jadi mereka bisa tetap sehat dengan keadaan terbatas," kata Zumba Education Specialist (ZES) Zakaria Yunus saat teleconference dengan media, baru-baru ini.

Ilustrasi olahraga Aqua Zumba baik untuk pengidap penyakit jantung. (Instagram/amokfitkitchen)
Ilustrasi olahraga Aqua Zumba baik untuk pengidap penyakit jantung. (Instagram/amokfitkitchen)

Selain itu ada pula zumba yang bisa diikuti oleh orang sedang mengalami cidera kaki. Karena kemungkinan tidak bisa melakukan zumba di atas lantai, orang yang mengalami cidera bisa mengikuti zumba aqua.

"Kita berolahraga di dalam air. Mereka akan mengalami pengalaman berbeda, bagaimana mendengarkan lagu, nge-dance di dalam air," kata Zakaria.

Ia menjelaskan bahwa zumba air aman bagi orang yang sedang cidera karena gerakannya asti lebih lambat. Meski begitu, menurut Zakaria, zumba aqua tetap bisa memberikan pembentukan pada pada tubuh.

Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa mengikuti kelas zumba melalui Zumba Kids. Program itu biasanya diikuti oleh anak-anak usia 7-11 tahun.

"Zumba fitnes dengan zumba kids lagu yang digunakan berbeda, gerakannya juga berbeda. Zumba kid lebih menyenangkan," ucap Zakaria.

Untuk program melatih daya otot seluruh tubuh, Zakaria menyarankan untuk kelas zumba toning.

Peserta zumba akan diminta mengangkat beban masing-masing 1,5 kilogram pada kedua tangan.

Kemudian zumba terbaru yakni, strong nation khusus untuk orang-orang yang telah terbiasa melakukan olahraga berat atau hardcore.

"Pada dasarnya seluruh program zumba menyehatkan dan membentuk otot juga. Hanya konsepnya saja yang beda," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijamin Berkeringat! Ini 4 Tarian untuk Bakar Kalori Saat Di Rumah Aja

Dijamin Berkeringat! Ini 4 Tarian untuk Bakar Kalori Saat Di Rumah Aja

Health | Kamis, 23 April 2020 | 10:45 WIB

Lakukan 30 Menit Zumba, Ini Manfaat yang Akan Tubuhmu Rasakan

Lakukan 30 Menit Zumba, Ini Manfaat yang Akan Tubuhmu Rasakan

Health | Selasa, 18 Februari 2020 | 13:54 WIB

Pentingnya Ikut Kelas Zumba bagi Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme

Pentingnya Ikut Kelas Zumba bagi Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme

Health | Senin, 01 Juli 2019 | 18:00 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB