Virus Corona: Dokter Inggris Temukan Gejala Aneh pada Anak yang Sakit Parah

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah
Virus Corona: Dokter Inggris Temukan Gejala Aneh pada Anak yang Sakit Parah
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Gejalanya terlihat seperti sindrom syok toksik dan gastrointestinal.

Suara.com - Para dokter di NHS (program layanan kesehatan Britania Raya) telah diperingatkan untuk mencari reaksi langka tetapi berbahaya pada anak-anak yang kemungkinan terkait dengan infeksi virus corona baru.

Dilansir BBC, sebuah peringatan mendesak ditujukan pada dokter dari departemen perawatan internsif di London bahwa mereka telah mengobati anak-anak yang sakit parah dengan gejala tidak biasa.

Ini termasuk 'peradangan multi-sistem' dengan gejala seperti flu. Beberapa di antara mereka dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru.

Namun, belum diketahui berapa banyak anak yang mengalami reaksi tidak biasa tersebut, meski jumlahnya kemungkinan masih sedikit.

Direktur medis NHS Inggris Stephen Powis mengatakan mereka mengetahui tentang laporan keanehan ini yang menyebabkan penyakit parah pada anak-anak.

Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

"Hanya dalam beberapa hari terakhir kita telah melihat laporan itu. Kami telah meminta para ahli kai untuk memeriksa ini sebagai masalah yang mendesak," katanya.

Peringatan itu, yang dikeluarkan oleh NHS Inggris, mengatakan ada kekhawatiran bahwa sindrom peradangan terkait Covid-19 muncul pada anak-anak di Inggris atau adanya kemungkinan infeksi lain, yang belum diketahui, terkait dengan kasus ini.

Pasien-pasien muda ini yang terdiri dari berbagai usia, diketahui sakit parah. Mereka memiliki gejala yang mirip sindrom syok toksik, dengan tanda seperti suhu tinggi, tekanan darah rendah, ruam dan kesulitan bernapas.

Beberapa dari mereka juga mengalami gejala gastrointestinal (kelainan pada sistem pencernaan), dengan tanda seperti sakit perut, muntah, atau diare, serta peradangan di jantung, dan hasil tes darah abnormal. Kasus-kasus ini perlu penanganan segera.

Tetapi para ahli menekankan hanya sedikit anak yang sakit parah akibat Covid-19, mengingat penelitian di seluruh dunia membuktikan anak-anak adalah populasi yang paling sedikit terpengaruh penyakit ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS