Ramadan Tetap Hemat, Ini Cara Buka Puasa Sehat Tanpa Boros

Bimo Aria Fundrika | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Rabu, 29 April 2020 | 17:45 WIB
Ramadan Tetap Hemat, Ini Cara Buka Puasa Sehat Tanpa Boros
Ilustrasi berbuka puasa (dok istimewa)

Suara.com - Ramadan Tetap Hemat, Ini Cara Buka Puasa Sehat Tanpa Boros

Bulan Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang dalam mengatur keuangan. Pengeluaran untuk membeli makanan berbuka atau takjil setiap hari membuat sebagian dari mereka menjagi boros.

Tapi, sebenarnya juga ada cara agar lebih hemat dalam mengeluarkan uang selama berpuasa di bulan Ramadan. Ahli gizi Dr dr Tan Shot Yen, MHum menyarankan untuk mengurangi pembelian takjil di luar dan mulai membiasakan buka puasa sederhana.

Puasa sederhana yang dimaksud adalah sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW, yakni dengan segelas air dan tiga biji kurma.nMengurangi membeli takjil di luar bisa mengalihkan biayanya untuk digunakan belanja sehari-hari, yang tentunya akan lebih murah dan selain ramah di kantong, juga sehat.

Sejumlah warga membeli makanan untuk berbuka puasa di pasar takjil Bendungan Hilir, Jakarta,Kamis  (17/5).
Sejumlah warga membeli makanan untuk berbuka puasa di pasar takjil Bendungan Hilir, Jakarta,Kamis (17/5).

"Membatalkan puasa yang paling penting adalah adalah rehidrasi. Rehidrasi yang utama dengan air putih, bukan kolak, es teh manis, cendol," katanya dalam Live IG bersama Kemenkes RI, Rabu (29/4/2020).

"Takjilnya Nabi aja cuma menganjurkan tiga biji kurma. Orang Indonesia, udah makan kurmanya iya, masih ditambah yang namanya es pisang ijo, kolak, bakwan, itu namanya bukan takjil," sambungnya.

Akhirnya setelah salat Magrib, tubuh justru tidak bisa makan. dr Tan selalu mengingatkan bahwa takjil ini membuat kita terjebak dengan penambahan gula, garam, dan lemak yang tidak menentu.

Saat kita berbuka dengan cara sederhana, jusru kita bisa menyiapkan tubuh untuk meakan dengan benar sesuai anjuran isi piringku yang lengkap.

Makan juga tidak boleh langsung yang berat, namun membagi waktu makan lebih penting. Selain itu, membagi waktu makan juga bisa memudahkan untuk minum secara teratur.

"Kita puasa 13 jam, terus tiba-tiba dikasihi makan banyak. Itulah mengapa Anda mengalami sakit perut. Kalau makan kebanyakan muntah," kata dr Tan.

Makan yang berlebihan juga membuat kita tidak ada ruang untuk minum air atau rehidrasi sesuai anjuran yakni 8 gelas per hari. Padahal, rehidrasi sama pentingnya seperti makan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Membuat Es Kopyor Nutrijel untuk Buka Puasa, Segar Mantap

Cara Membuat Es Kopyor Nutrijel untuk Buka Puasa, Segar Mantap

Lifestyle | Rabu, 29 April 2020 | 16:00 WIB

Rindu Jajanan Masa Kecil, Ini Resep Es Gabus Pelangi Buat Buka Puasa

Rindu Jajanan Masa Kecil, Ini Resep Es Gabus Pelangi Buat Buka Puasa

Lifestyle | Rabu, 29 April 2020 | 15:10 WIB

Keluar Haid Jelang Berbuka, Bagaimana Hukum Puasanya?

Keluar Haid Jelang Berbuka, Bagaimana Hukum Puasanya?

News | Selasa, 28 April 2020 | 15:23 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB