Ngeri, Ilmuwan China Temukan Bukti Virus Corona Bertahan di Udara

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 30 April 2020 | 04:10 WIB
Ngeri, Ilmuwan China Temukan Bukti Virus Corona Bertahan di Udara
COVID-19 mampu membajak sel inang untuk mereplikasi, menciptakan ribuan salinannya sendiri hingga sel inang kewalahan dan secara efektif membunuh dirinya sendiri [NIAID].

Menguatkan Temuan Sebelumnya

Pada Februari dan Maret, para ilmuwan mengumpulkan sampel di Rumah Sakit Renmin Universitas Wuhan dan di fasilitas medis sementara yang digunakan untuk karantina dan merawat pasien dengan gejala ringan.

Mereka juga melakukan pengujian udara di area umum sekitar Wuhan, termasuk bangunan tempat tinggal, supermarket, dan dua department store. Sangat sedikit virus terdeteksi di udara ruangan isolasi atau di kamar pasien rumah sakit, yang berventilasi baik.

Tetapi konsentrasi tinggi diukur di area toilet kecil, sekitar satu meter persegi, yang tidak berventilasi.

Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].
Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].

"Ini semacam menekankan pentingnya menghindari ruang terbatas kecil," kata Dr. Marr.

Para peneliti juga mendeteksi virus menyebar secara aerosol di tempat tim medis menanggalkan pakaian pelindung mereka. Tempat itu menunjukkan bahwa virus yang menempel di APD bisa jatuh ke udara.

Namun hal itu telah berkurang setelah rumah sakit menerapkan prosedur pembersihan yang lebih ketat.

Data di Wuhan semakin menguatkan temuan oleh Pusat Medis Universitas Nebraska, di mana peneliti lain juga menyebut bahwa RNA virus corona ada di udara serta di permukaan kamar. Penelitian itu, yang masih dalam proses peninjauan sebelum dipublikasikan dalam jurnal, tidak menentukan ukuran tetesan.

Tetapi kehadiran RNA dari virus di lokasi-lokasi terpencil, seperti di bawah tempat tidur dan kusen jendela, juga kemungkinan terbawa di sekitar ruangan melalui arus udara.

baca juga

Dalam makalah mereka, para peneliti Nebraska mendeteksi keberadaan RNA virus corona, tetapi kemungkinan terjadinya penularan belum terdeteksi. Dalam percobaan tambahan, para ilmuwan berusaha menumbuhkan virus untuk menentukan apakah mereka mampu menginfeksi manusia.

"Kami telah membuat banyak kemajuan dalam beberapa minggu terakhir. Saya benar-benar berharap bahwa kita akan mulai bisa mengatakan sesuatu yang lebih pasti di minggu depan atau lebih," kata Joshua L. Santarpia, seorang profesor patologi dan mikrobiologi di University of Nebraska Medical Center.

Dalam penelitian Wuhan, tidak ada virus yang terdeteksi di sebagian besar tempat umum yang mereka pelajari, termasuk bangunan tempat tinggal dan supermarket. Meskipun beberapa virus terdeteksi di daerah ramai pada salah satu rumah sakit dan department store.

Menurut Marr, seseorang akan memakan waktu sekitar 15 menit untuk bernapas dalam satu partikel virus.

“Sangat menarik melihat ada jumlah yang terukur,” kata Dr. Marr.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontaminasi Virus Corona di Udara Ruang ICU Lebih Tinggi Ketimbang Bangsal

Kontaminasi Virus Corona di Udara Ruang ICU Lebih Tinggi Ketimbang Bangsal

Health | Kamis, 16 April 2020 | 18:05 WIB

CDC Sebut Virus Corona Bisa Menyebar di Udara Hingga Jarak 4 Meter

CDC Sebut Virus Corona Bisa Menyebar di Udara Hingga Jarak 4 Meter

Health | Senin, 13 April 2020 | 12:49 WIB

Percikan Liur Bisa Tahan di Udara, Buka Jendela Bisa Jadi Solusi

Percikan Liur Bisa Tahan di Udara, Buka Jendela Bisa Jadi Solusi

Health | Kamis, 09 April 2020 | 19:25 WIB

Terkini

Daftar Shio yang Tidak Cocok Bisnis Bareng karena Bakal Ciong

Daftar Shio yang Tidak Cocok Bisnis Bareng karena Bakal Ciong

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Lesu Bertahan di Level 5.900, Cek Saham ENRG

IHSG Masih Lesu Bertahan di Level 5.900, Cek Saham ENRG

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Berapa LHKPN dan Gaji Sestama BNPB Rustian yang Terjaring OTT KPK?

Berapa LHKPN dan Gaji Sestama BNPB Rustian yang Terjaring OTT KPK?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:51 WIB

×