Waduh, Ahli Prediksi Virus Corona Masih Akan Tersebar Hingga 2022!

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Jum'at, 01 Mei 2020 | 11:58 WIB
Waduh, Ahli Prediksi Virus Corona Masih Akan Tersebar Hingga 2022!
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Para ahli mengatakan pemerintah harus berhenti memberi tahu orang-orang bahwa pandemi bisa berakhir dan sebagai gantinya mempersiapkan masyarakat untuk menghadapinya dalam jangka panjang.

Mereka memaparkan tiga skenario yang mungkin bisa terjadi,

Skenario 1: Gelombang pertama Covid-19 pada musim semi 2020 diikuti oleh serangkaian gelombang kecil yang berulang dan terjadi selama musim panas. Kemudian secara konsisten selama periode satu hingga dua tahun, secara bertahap berkurang sekitar tahun 2021.

Skenario 2: Gelombang pertama Covid-19 diikuti oleh gelombang yang lebih besar di musim gugur atau musim dingin. Kemudian satu atau lebih gelombang yang lebih kecil pada tahun 2021.

"Pola ini akan membutuhkan pemulihan langkah-langkah mitigasi pada musim gugur dalam upaya untuk menurunkan penyebaran infeksi dan mencegah kewalahan sistem kesehatan, "catat mereka.

Menurut para ahli, pola tersebut mirip dengan wabah flu yang terjadi pada 1918-1919.

Skenario 3: Skenario ketiga ini kemungkinan tidak akan membutuhkan pemulihan langkah-langkah mitigasi, meskipun kasus dan kematian akan terus terjadi. Negara bagian dan teritori harus merencanakan skenario 2 yang mereka rekomendasikan.

"Pejabat pemerintah harus mengembangkan rencana konkret, termasuk pemicu untuk mengembalikan langkah-langkah mitigasi, untuk menangani puncak penyakit ketika terjadi," saran mereka.

Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Lipsitch dan Osterholm mengaku terkejut dengan keputusan yang dibuat banyak negara untuk melakukan pembatasan wikayah dengan bertujuan mengendalikan penyebaran virus.

baca juga

"Saya pikir ini adalah eksperimen. Ini adalah percobaan yang kemungkinan akan menelan banyak biaya, terutama di tempat-tempat yang melakukannya tanpa kontrol cermat, "kata Lipsitch.

Menurutnya vaksin memang dapat membantu tetapi tidak bisa didapat dengan cepat.

"Perjalanan pandemi juga dapat dipengaruhi oleh vaksin; namun, suatu vaksin kemungkinan tidak akan tersedia sampai paling tidak pada tahun 2021. Dan kita tidak tahu tantangan apa yang bisa muncul selama pengembangan vaksin yang bisa menunda waktu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Klaim Punya Bukti Virus Corona DIbuat di Lab Wuhan, Benarkah?

Donald Trump Klaim Punya Bukti Virus Corona DIbuat di Lab Wuhan, Benarkah?

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 11:10 WIB

Duta Piala Dunia 2022, Adel Khamis Positif Terkena Virus Corona

Duta Piala Dunia 2022, Adel Khamis Positif Terkena Virus Corona

Bola | Jum'at, 01 Mei 2020 | 11:09 WIB

Miris! Susah Akibat Pandemi Covid-19, Ibu Ini Memasak Batu untuk Anaknya

Miris! Susah Akibat Pandemi Covid-19, Ibu Ini Memasak Batu untuk Anaknya

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 11:12 WIB

Terkini

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

News | Senin, 02 November 2026 | 15:37 WIB

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:34 WIB

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 15:33 WIB

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:30 WIB

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

News | Senin, 02 November 2026 | 15:21 WIB

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:14 WIB

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

News | Senin, 02 November 2026 | 15:11 WIB

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Health | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

×