Miris! Susah Akibat Pandemi Covid-19, Ibu Ini Memasak Batu untuk Anaknya

Dany Garjito, Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 01 Mei 2020 | 11:12 WIB
Miris! Susah Akibat Pandemi Covid-19, Ibu Ini Memasak Batu untuk Anaknya
Foto sebagai ilustrasi kompor. Pekerja menyelesaikan proses pembuatan kompor minyak tanah di Cawang, Jakarta Timur, Selasa (19/2). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Mengalami kesulitan ekonomi akibat wabah pandemi virus corona, seorang ibu di Kenya memasak batu untuk anaknya yang lapar.

Melansir BBC, Peninah Bahati Kitsao merupakan ibu delapan anak yang telah menjanda sejak setahun lalu lantaran suaminya meninggal setelah dibunuh oleh anggota geng. 

Bersama anak-anaknya, Kitsao mendiami sebuah rumah sederhana dengan dua kamar tidur, tanpa air dan listrik, di kota Mombasa, kota terbesar kedua di Kenya. 

Kitsao dulunya bekerja sebagai tukang cuci pakaian. Namun sejak pandemi menghantam, ibu delapan anak ini jadi kesulitan untuk mendapatkan orderan lantaran banyak orang mengurangi interaksi sosial.

Menurut laporan NTV, perempuan ini nekat memasak batu guna membuat anak-anaknya percaya bahwa dirinya tengah menyiapkan makanan.

Peninah Bahati Kitsao. (BBC/CAROLINE MWAWASI/TUKO)
Peninah Bahati Kitsao. (BBC/CAROLINE MWAWASI/TUKO)

Pun Kitsao berharap dengan memasak batu, anak-anaknya lekas tertidur sehingga lupa bawa mereka sedang lapar.

"Anak-anak tahu saya berbohong, tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa karena saya tidak punya apapun untuk dimasak," kenang Kitsao.

Seorang tetangga, Prisca Momanyi, menyambangi rumahnya setelah mendengar anaknya menangis. Kaget melihat kondisi Kitsao, Momanyi pun mengabarkan keadaan ibu ini ke media.

Selain itu, Momanyi membukakan sebuah rekening bank untuk Kitsao, mengingat ibu ini tidak bisa baca tulis.

baca juga

Melalui rekening ini lah, Kitsao menerima bantuan yang belakangan banyak berdatangan.

Mengetahui banyak pihak yang memberikannya bantuan, Kitsao menyebutnya sebagai sebuah keajaiban.

"Saya tidak percaya bahwa warga Kenya begitu penuh kasih, saya menerima panggilan dari penjuru negeri dan bertanya bagaimana mereka bisa membantu," kata Kitsao kepada Tuko.

Lebih lanjut disebutkan, Kitsao dan warga Kenya dengan penghasilan rendah lain, mulai kesulitan menghasilkan uang sejak pemerintah Kenya mulai memberlakukan kebijakan-kebijakan guna menekan sebaran Covid-19 seperti larangan keluar-masuk beberapa kota.

Sebagai informasi, Afrika Timur kini telah mencatat adanya 395 kasus Covid-19 dengan 17 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Haru Kakek 72 Tahun di Sragen Berhasil Sembuh dari Virus Corona

Kisah Haru Kakek 72 Tahun di Sragen Berhasil Sembuh dari Virus Corona

Jawa Tengah | Rabu, 29 April 2020 | 19:26 WIB

Kisah Warga Miskin Terdampak Corona, Bingung Beli Masker atau Makanan

Kisah Warga Miskin Terdampak Corona, Bingung Beli Masker atau Makanan

News | Rabu, 29 April 2020 | 17:57 WIB

Dosennya Gugur Lawan Pandemi Corona, Kisah Ahli Gizi Tergerak jadi Relawan

Dosennya Gugur Lawan Pandemi Corona, Kisah Ahli Gizi Tergerak jadi Relawan

News | Rabu, 29 April 2020 | 15:06 WIB

Terkini

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×