Didi Kempot Meninggal karena Henti Jantung, Pahami Risiko Penyakit Ini

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2020 | 10:38 WIB
Didi Kempot Meninggal karena Henti Jantung, Pahami Risiko Penyakit Ini
Penyanyi Didi Kempot usai mengisi acara festival Bigbang Jakarta 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (27/12) malam. [Suara.com/Sumarni]

Suara.com - Penyanyi campursari kondang asal Solo, Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020) pagi di Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Solo.

Pelantun lagu Pamer Bojo tersebut tiba di RS Kasih Ibu Solo pada pukul 07.25 WIB. Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu Solo, dr Divan Fernandes mengatakan Didi Kempot tiba di rumah sakit dalam kondisi henti jantung.

Divan mengatakan tim medis sudah melakukan berbagai upaya pertolongan. Tetapi, Didi Kempot dinyatakan meninggal dunia di usia 53 tahun pada pukul 07.45 WIB.

"Pukul 07.25 WIB ke IGD dalam keadaan henti jantung. Sudah dilakukan pertolongan dengan maksimal. Tapi kondisinya tidak tertolong. Almarhum dinyatakan meninggal dunia pukul 07.45 WIB," kata dr Divan melalui pesan WhatsApp dikutip dari Solopos.com (jaringan Suara.com).

Henti jantung yang dialami oleh Didi Kempot juga disebut sebagai cardiac arrest atau sudden cardiac arrest (SCA), yakni kondisi di mana jantung tiba-tiba berhenti berdetak.

Dilansir dari Hello Sehat, henti jantung merupakan kondisi serius yang tingkat kejadiannya cukup tinggi. Perkiraan capai 7 juta kasus henti jantung yang berakhir kematian setiap tahunnya.

Penyanyi Didi Kempot turut mengisi acara festival Bigbang Jakarta 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (27/12) malam. [Suara.com/Sumarni]
Penyanyi Didi Kempot turut mengisi acara festival Bigbang Jakarta 2019 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (27/12) malam. [Suara.com/Sumarni]

Kondisi ini juga lebih rentan terjadi pada laki-laki daripada perempuan, terutama orang pada usia lanjut antara 45 hingga 75 tahun.

Saat jantung berhenti berdetak, artinya jantung akan berhenti memompa darah ke organ vital lainnya. Kondisi ini bisa menyebabkan penderita tidak sadarkan diri, kesulitan bernapas hingga berhenti bernapas.

Henti jantung bisa terjadi jika sistem elektrik internal yang mengendalikan detak jantung mengalami kerusakan. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh aritmia dan serangan jantung.

Aritmia dan serangan jantung pun dua permasalahan yang berbeda. Aritmia menyebabkan jantung berdetak tak beraturan dan serangan jantung adalah kondisi matinya jaringan otot jantung akibat kehilangan pasokan darah.

Namun, keduanya sama-sama bisa menyebabkan jantung berhenti mendadak. Bila penderita tak segera mendapat pertolongan medis, henti jantung bisa menyebabkan kematian.

Umumnya, orang yang memiliki riwayat penyakit jantung lebih rentan mengalami henti jantung. Tapi, penderita mestinya bisa menurunkan faktor risikonya sesuai instruksi dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obituari Didi Kempot: Mobil Indonesia Banget, Dua Lagu Ikonik Nuansa Oto

Obituari Didi Kempot: Mobil Indonesia Banget, Dua Lagu Ikonik Nuansa Oto

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2020 | 10:33 WIB

Warga Solo Ramai-ramai Melayat Jenazah Didi Kempot di RS Kasih Ibu Solo

Warga Solo Ramai-ramai Melayat Jenazah Didi Kempot di RS Kasih Ibu Solo

Jawa Tengah | Selasa, 05 Mei 2020 | 10:33 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Ini 8 Fakta Perjalanan Karier Didi Kempot

Tak Banyak yang Tahu, Ini 8 Fakta Perjalanan Karier Didi Kempot

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2020 | 10:32 WIB

Terkini

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB