Pasien Covid-19 dan PDP Butuh Protein Tambahan Untuk Jaga Imunitas

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 07 Mei 2020 | 12:53 WIB
Pasien Covid-19 dan PDP Butuh Protein Tambahan Untuk Jaga Imunitas
Ilustrasi Protein Hewani. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien dalam pemantauan atau PDP serta mereka yang positif Covid-19 sangat membutuhkan asupan protein tambahan. Hal ini, menurut Pengurus DPP Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Triani Kresnawan, DCN, MKes, RD, lantaran protein berguna untuk meningkatkan kerja imunitas dalam tubuh untuk melawan virus.

"Untuk pasien terinfeksi memang asupan protein lebih tinggi daripada kebutuhan orang normal. Karena berguna mengoptimalkan imunitas dari tubuh, menggantikan jaringan yang rusak, menguatkan otot supaya tidak terjadi malnutrisi," jelas Triani dalam siaran langsung melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (7/5/2020).

Selain protein, lanjutnya, pasien juga membutuhkan tambahan jumlah kalori harian. Triani menjelaskan bahwa jika pasien demam, walaupun hanya 1 derajat di atas suhu normal 37 derajat celcius, telah membutuhkan tambahan kalori sebanyak 13 persen dari jumlah normal sekitar 2000-2200 Kkal.

"Biasanya kita memberikan diet pasien yang dirawat yaitu energi dan protein tinggi. Itu untuk pasien yang masih sadar penuh. Kalau pasien sudah tidak sadar atau kritis itu beda lagi," ucapnya.

Tambahan jumlah kalori dan energi hanya diperlukan oleh pasien Covid-19 yang mengalami demam.

Menurut Triani, terhadap orang dalam pemantauan atau ODP dan melakukan isolasi mandiri di rumah, jika tidak mengalami demam, cukup dengan konsumsi makanan bergizi seimbang sesuai anjuran Kementerian Kesehatan.

"Untuk orang sehat tetap butuh protein. Juga zat gizi makro ada karbohidrat, mi, nasi, jagung. Protein ada pada ikan, daging ayam, sayur, dan buah," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, staf khusus ahli gizi Tim Pakar Gugus Tugas Niken Salindri, mengatakan keuntungan Indonesia memiliki keragaman pangan. Sehingga sumber protein juga karbohidrat bisa didapat dari berbagai jenis makanan.

"Misal tadinya cuma makan nasi aja, bisa diganti jagung, usahakan tetap bervariasi baik sumber karbo juga protein. Kalau nggak bisa ke pasar beli ikan, beli saja telur di warung, atau tempe, tahu (sebagai protein). Jadi variasi asupan pangan yang kita makan per individu turut mempengaruhi ketahanan pangan secara nasional," katanya.

baca juga

Niken mengingatkan, bukan hanya protein dan karbohidrat, asupan mineral juga harus dicukupi terutama saat bulan Ramadan. Minum air mineral minimal delapan gelas sehari harus terpenuhi saat waktu berbuka puasa dan sahur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Innalillahi Bayi PDP Corona di Jombang Terus Memburuk, Akhirnya Meninggal

Innalillahi Bayi PDP Corona di Jombang Terus Memburuk, Akhirnya Meninggal

Jatim | Kamis, 07 Mei 2020 | 12:10 WIB

Lewat Medsos, Generasi Milenial Bisa Ikut Bantu Negara Lawan Corona

Lewat Medsos, Generasi Milenial Bisa Ikut Bantu Negara Lawan Corona

Jatim | Rabu, 06 Mei 2020 | 13:32 WIB

Cegah Sebaran Covid-19, Peneliti Kembangkan Ventilator dari Masker Selam

Cegah Sebaran Covid-19, Peneliti Kembangkan Ventilator dari Masker Selam

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 20:04 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×