Ngeri, Corona Covid-19 Bisa Bikin Umur Lebih Pendek 10 Tahun?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 11 Mei 2020 | 21:30 WIB
Ngeri, Corona Covid-19 Bisa Bikin Umur Lebih Pendek 10 Tahun?
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Ngeri, Corona Covid-19 Bisa Bikin Umur Lebih Pendek 10 Tahun?

Jumlah pasien virus corona atau Covid-19 masih terus bertambah hingga saat kini. Hingga, Senin (11/5/2020), Worldmeters mencatat lebih dari 280 ribu orang meninggal dunia karenanya.

Menurut sebuah studi terbaru, Virus Corona Covid-19 bahkan dapat membuat hidup seseorang 10 tahun lebih pendek setelah ia didiagnosis, demikian seperti dilansir dari Medical Daily.

Para peneliti di Universitas Glasgow di Skotlandia menemukan bahwa banyak orang yang meninggal karena penyakit coronavirus memiliki risiko kematian yang sangat rendah sebelum terinfeksi. Padahal, tanpa Covid-19 mereka akan hidup selama satu dekade atau lebih.

Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien terinfeksi Coronavirus Covid-19 menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

"Makalah ini menarik karena bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dampak kematian Covid-19," kata Kepala petugas inovasi di Rumah Sakit Anak Boston, John Brownstein.

"Jelas, ada aliran pemikiran bahwa orang-orang yang menyerah pada Covid-19 sudah sakit parah dengan sisa hidup minimal tahun. Penilaian kuantitatif ini menjelaskan bahwa kesalahpahaman menunjukkan bahwa tahun-tahun kehidupan yang hilang lebih dari satu dekade."

Temuan ini datang dari analisis data dari penyedia layanan kesehatan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Para peneliti juga meneliti usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan pasien lainnya untuk membuat pengukuran statistik "tahun kehidupan yang hilang".

"Tahun kehidupan yang hilang adalah statistik kesehatan masyarakat yang umum diadopsi untuk menilai jumlah tahun yang hilang karena kematian dini. Ini digunakan untuk menilai alokasi sumber daya untuk penelitian dan pemberian perawatan kesehatan," kata Brownstein. 

Pria kehilangan hampir 13 tahun hidup mereka setelah dites positif Covid-19, sementara wanita kehilangan 11 tahun.

Infeksi Coronavirus Covid-19 tampaknya memiliki dampak jangka panjang yang serupa dengan penyakit jantung koroner, yang juga mengurangi tingkat harapan hidup, kata David McAllister, peneliti utama dan dosen klinis senior di University of Glasgow,

Namun, para peneliti mencatat bahwa studi ini belum mendapatkan peer review untuk memverifikasi keakuratan temuannya. Tapi ini bukan pertama kalinya Coronavirus Covid-19 dikaitkan dengan kerusakan jangka panjang.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa banyak pasien Coronavirus Covid-19 menderita pembekuan darah di seluruh tubuh mereka, yang dapat menyebabkan komplikasi parah dan bahkan kematian lebih awal.

Studi lain di China menunjukkan pasien yang selamat dari infeksi telah berkurang fungsi paru-parunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blak-blakan Dokter Twindy, Terpapar Virus Corona karena Pasien Tak Jujur

Blak-blakan Dokter Twindy, Terpapar Virus Corona karena Pasien Tak Jujur

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 20:14 WIB

Singgung Herd Immunity, Guru Besar FKUI: Pasien Meninggal Bisa Bertambah

Singgung Herd Immunity, Guru Besar FKUI: Pasien Meninggal Bisa Bertambah

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 17:15 WIB

Covid-19 Bisa Sebabkan Sindrom Peradangan Langka pada Anak, Ini Gejalanya!

Covid-19 Bisa Sebabkan Sindrom Peradangan Langka pada Anak, Ini Gejalanya!

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 14:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB