Ngeri, Ternyata Ini yang Ada dalam Plak Gigi, Jangan Anggap Sepele!

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2020 | 19:00 WIB
Ngeri, Ternyata Ini yang Ada dalam Plak Gigi, Jangan Anggap Sepele!
Ilustrasi plag gigi bisa menyebabkan radang gusi. (Shutterstock)

Suara.com - Ngeri, Ternyata Ini yang Ada dalam Plak Gigi, Jangan Anggap Sepele!.

Sikat gigi menjadi langkah awal dalam menjaga kesehatan mulut. Kita selalu dianjurkan untuk menyikat gigi minimal dua kali sehari saat selesai sarapan dan malam sebelum tidur.

Salah satu akibat yang muncul akibat malas menyikat gigi ialah timbulnya plak yang mengganggu. Dokter spesialis gigi Anggi Pratiwi menjelaskan bahwa plak merupakan lapisan yang menempel pada gigi, karena bercampurnya kuman jahat dan sisa makanan.

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi (shutterstock)

"Abis makan lama nggak sikat gigi itu bisa menyebabkan plak," kata Anggi saat siaran langsung melalui akun Facebook Listerine Indonesia, Kamis (14/5/2020).

Jika plak sudah terbentuk bisa menyebabkan tartar atau karang gigi yang mengakibatkan radang gusi, jelas Anggi. Jika terjadi radang gusi maka saat menyikat gigi bisa berdarah. Selain itu plak juga menyebabkan bau mulut dan gigi berlubang.

Anggi menjelaskan bahwa mulut menjadi gerbang utama masuknya bakteri ke dalam tubuh melalui makanan. Sehingga kondisi mulut juga bisa mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

"Jika kesehatan mulut tidak baik maka jumlah bakteri masuk ke dalam aliran darah meningkat 2 hingga 10 kali lipat," katanya.

Untuk menjaga kesehatan mulut, menurut Anggi, menyikat gigi saja tidak cukup. Perlu diketahui waktu yang tepat menyikat gigi yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur. Kemudian waktu menyikat gigi yang ideal seharusnya 3 menit dan cara yang benar membersihkannya dengan baik turun dari gusi ke gigi.

Selain itu juga, harus bisa memilih makanan yang tepat dengan tidak terlalu banyak konsumsi makanan atau minuman manis. Kemudian, perbanyak buah-buahan dan makanan yang mengandung serat.

"Minum cukup air putih sehari delapan gelas atau 2 liter. Perhatikan juga kebersihan sikat gigi kalau bisa pakai yang ada tutupnya. Dan kalau bulu sikat sudah mekar bisa diganti, idealnya tiga bulan sekali," katanya.

Meski begitu, Anggi menyampaikan bahwa menyikat gigi hanya 30 sampai 53 persen membersihkan plak. Sehingga sebaiknya dilengkapi dengan cara lain seperti menggunakan benang gigi, membersihkan lidah, dan pakai obat kumur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tips dari Dokter Gigi untuk Menjaga Gigi Tetap Sehat selama Karantina

5 Tips dari Dokter Gigi untuk Menjaga Gigi Tetap Sehat selama Karantina

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 09:00 WIB

Sikat Gigi Bisa Cegah Penularan Virus Corona Covid-19, ini Kata Dokter Gigi

Sikat Gigi Bisa Cegah Penularan Virus Corona Covid-19, ini Kata Dokter Gigi

Health | Senin, 11 Mei 2020 | 07:37 WIB

Banyak Orang Salah saat Sikat Gigi dan Kumur, Begini Urutan yang Tepat!

Banyak Orang Salah saat Sikat Gigi dan Kumur, Begini Urutan yang Tepat!

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 08:20 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB