Kasus NF Slenderman, Kak Seto: Kekerasan Menimbulkan Perilaku Menyimpang

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 16 Mei 2020 | 06:15 WIB
Kasus NF Slenderman, Kak Seto: Kekerasan Menimbulkan Perilaku Menyimpang
Foto gadis pembunuh Sawah Besar di Instagram. (dok pribadi)

Suara.com - Kasus NF Slenderman, Kak Seto: Kekerasan Bisa Menimbulkan Perilaku Menyimpang

Psikolog sekaligus Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengaku miris dengan perkembangan kasus remaja NF (15) yang menjadi korban kejahatan seksual hingga menyebabkan dirinya kini hamil.

Pasalnya sebelumnya NF adalah remaja yang membunuh balita APA (5) dan menyembunyikan mayatnya di dalam lemari. Hal ini juga yang disoroti oleh Kak Seto, perkosaan yang dialami NF bisa jadi cikal bakal dampak pembunuhan yang dilakukan.

"Artinya kita harus mewaspadai kepada anak-anak maupun remaja gadis yang mengalami tindak kekerasan seksual, itu dampaknya bisa sangat parah. Parahnya itu ya kerusakan jiwa yang terjadi bisa kemudian menimbulkan perilaku menyimpang yang sangat mungkin tidak terduga bisa pembunuh," ujar Kak Seto saat dihubungi Suara.com, Jumat (15/5/2020).

Ia mengatakan dampak perilaku menyimpang karena jadi korban kejahatan seksual ini merusak kejiwaannya. Selain menyakiti orang lain bahkan hingga pembunuhan, bisa juga anak tersebut melakukan pembunuhan terhadap diri sendiri.

"Jadi suatu tindak agresifitas tindakan yang sangat dahsyat itu membunuh orang lain atau membunuh dirinya sendiri. Beberapa bunuh diri karena kekecauan psikologis," terangnya.

Seto Mulyadi [suara.com/Erick Tanjung]
Seto Mulyadi [suara.com/Erick Tanjung]

Anak Korban Kejahatan Seksual Terancam Alami 'Kecacatan' Perilaku

Seumpama luka yang ia alami dari kejahatan seksual, luka ini belum sembuh dan masih terus menganga, hingga menyebabkan kecacatan. Dan kecacatan itu adalah perilaku menyimpang.

Jadi itulah mengapa kata dia menangani kasus ini tidak bisa sembarangan, perlu pendampingan pakar kejiwaan, khususnya psikolog anak. Karena salah-salah semakin mengancam psikis NF yang tak lain remaja dengan pemikiran belum stabil.

baca juga

"Kalau udah ketahuan dia korban, dia harus ada treatmen terapi, karena kalau tidak salah menimbulkan berbagai gangguan kejiwaan, dalam konteks ini mohon dipertimbangkan. Bukan sekedar seolah penjahat, bahwa ini juga korban," jelas Kak Seto.

Kak Seto juga mengungkap bagaimana berdasarkan pemberitaan, laporan ke LPAI, kasus kejahatan seksual pada anak masih terjadi di Indonesia. Bahkan belum ada penurunan kasus dari tahun-tahun sebelumnya.

"Iya kita nggak punya data terperinci, karena datanya di kepolisian. Cuma laporan terus ada, dan dari data kasus yang dicatat dan belum turun hingga saat ini," tutup Kak Seto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Hamil Remaja NF Slenderman dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Dampak Hamil Remaja NF Slenderman dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 21:07 WIB

Google Trends Malam Ini, Jumat 15 Mei 2020: Park Ji Hoon Hingga Slenderman

Google Trends Malam Ini, Jumat 15 Mei 2020: Park Ji Hoon Hingga Slenderman

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 19:10 WIB

Kasus NF Slenderman, Kak Seto: Waspada Mereka yang Penuh Bujuk Rayu

Kasus NF Slenderman, Kak Seto: Waspada Mereka yang Penuh Bujuk Rayu

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 18:28 WIB

Terkini

10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI

10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir

Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:35 WIB

BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman

BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:34 WIB

Strategi realme "Make Passion Real" Bangun Jembatan Menuju Pro Player Team RRQ

Strategi realme "Make Passion Real" Bangun Jembatan Menuju Pro Player Team RRQ

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:30 WIB

BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu

BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:29 WIB

BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Posyandu Matahari di Sleman

BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Posyandu Matahari di Sleman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Bedak Setting Powder vs Finishing Powder Bedanya Apa dan Cara Pakainya

Bedak Setting Powder vs Finishing Powder Bedanya Apa dan Cara Pakainya

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak

Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:19 WIB

Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!

Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17 WIB

Mahar Pengkhianatan Rp622 Juta: TKW Tulungagung Ditipu Calon Suami

Mahar Pengkhianatan Rp622 Juta: TKW Tulungagung Ditipu Calon Suami

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:12 WIB

×