Rutin Minum Cuka Sari Apel? Pastikan Hindari Hal Ini

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Minggu, 17 Mei 2020 | 10:54 WIB
Rutin Minum Cuka Sari Apel? Pastikan Hindari Hal Ini
Cuka sari apel. (Pixabay)

Suara.com - Cuka sari apel (ACV) tidak hanya digunakan untuk keperluan memasak, tapi juga sangat populer akan manfaat kesehatan. Bukti menunjukkan, cuka jenis ini dapat membantu penurunan berat badan, menurunkan kadar gula darah dan membantu mengurangi kadar kolesterol darah.

Menurut Healthline yang dikutip oleh Medical Daily, ACV juga dapat digunakan sebagai desinfektan karena dapat membunuh bakteri berbahaya.

Ini juga dapat digunakan sebagai obat umum untuk kondisi kulit seperti eksim dan kulit kering. Selain itu, dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Karena berbagai manfaat dan penggunaannya bagi kesehatan, banyak orang secara teratur mengonsumsi ACV sebagai bagian dari makanan mereka.

Namun demikian, ada beberapa hal yang sebenarnya tidak boleh dilakukan ketika mengonsumsi cuka sari apel ini. Sebab, mungkin akan timbul konsekuensi yang tidak diinginkan. Hal yang tidak boleh dilakukan saat mengonsumsi ACV yakni:

Ilustrasi cuka sari apel. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi cuka sari apel. (Foto: Shutterstock)

1. Langsung menyikat gigi setelah mengonsumsinya
Melakukan hal itu ternyata dapat merusak gigi karena enamel bisa aus dan kerusakan gigi serta gigi berlubang menjadi tidak terhindarkan. Beberapa ahli merekomendasikan untuk menyikat gigi setidaknya 30 menit setelah menggunakan ACV.

2. Minum ACV setelah makan
Para ahli merekomendasikan mengonsumsi cuka sari apel ini pada waktu perut kosong untuk memastikan manfaat maksimal. Selain itu, mengonsumsinya sebelum makan dapat membantu meningkatkan pencernaan.

3. Langsung tidur setelah minum ACV
Melakukannya bisa sangat berbahaya karena ACV dapat merambat kembali ke kerongkongan dan menyebabkan ketidaknyamanan. Para ahli merekomendasikan duduk tegak selama sekitar 30 menit setelah minum ACV untuk mencegah refluks asam dan iritasi pada kerongkongan.

Cuka sari apel. (Pixabay)
Cuka sari apel. (Pixabay)

Beberapa orang berpikir bahwa cara terbaik untuk menuai manfaat terbaik dari cuka sari apel adalah dengan mengonsumsinya dalam dosis besar. Namun, ini sebenarnya sesuatu yang tidak boleh dilakukan, terutama di kalangan pemula untuk praktik ini.

Minum terlalu banyak cuka sari apel dapat menyebabkan sakit perut atau merasakan sensasi terbakar di tenggorokan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Madu Mentah Bisa Beri 5 Manfaat Kesehatan ini, Coba Sekarang!

Konsumsi Madu Mentah Bisa Beri 5 Manfaat Kesehatan ini, Coba Sekarang!

Health | Minggu, 03 Mei 2020 | 15:54 WIB

Cobalah Makan Pepaya Rutin, Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh!

Cobalah Makan Pepaya Rutin, Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh!

Health | Kamis, 30 April 2020 | 04:30 WIB

Baik untuk Kesehatan, Intip 6 Manfaat Jus Kurma

Baik untuk Kesehatan, Intip 6 Manfaat Jus Kurma

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 18:05 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB