Ratusan Kasus di Korea Selatan Ternyata Berasal dari Kelas Olahraga Tari!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 19 Mei 2020 | 11:59 WIB
Ratusan Kasus di Korea Selatan Ternyata Berasal dari Kelas Olahraga Tari!
Tim Medis Korea Selatan (BBC Indonesia)

Suara.com - Kelas kebugaran indoor dapat menjadi rute penyebaran virus corona, lapor para peneliti dari Korea Selatan. Mereka menemukan bukti dari kelas tari yang membuat 112 orang terinfeksi Covid-19.

Infeksi ini sebenarnya bukan kasus baru, kelas diadakan pada Februari dan semua orang didiagnosis pada 9 Maret. Tetapi peneliti baru mengungkapkan wawasan tentang seberapa cepat virus corona dapat menyebar di ruangan tertutup.

Hampir 30 instruktur berpartisipasi dalam workshop tari ini, yang dibuka di Cheonan, Korea Selatan. Mereka berlatih secara intensif selama empat jam, dan sementara tidak ada gejala pada saat itu, 8 instruktur akhirnya dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

"Semua tidak menunjukkan gejala pada hari kelas dilakukan," tulis tim medis di Rumah Sakit Universitas Dankook dalam jurnal Emerging Infectious Disease.

Anak-anak zumba [shutterstock]
Anak-anak zumba [shutterstock]

"Pada 9 Maret kami mengidentifikasi 112 kasus Covid-19 yang berkaitan dengan kelas tari kebugaran di 12 fasilitas olahraga yang berbeda di Cheonan," catat mereka, dikutip CNN Internasional.

Setengah dari kasus adalah hasil dari transmisi langsung dari instruktur kepada siswa, dan beberapa orang terus menginfeksi yang lain di luar kelas.

"Para instruktur dan siswanya hanya bertemu selama kelas, yang berlangsung selama 50 menit dua kali per minggu, dan tidak memiliki kontak di luar kelas. Rata-rata, siswa mengalami gejala 3,5 hari setelah berpartisipasi dalam kelas tari kebugaran tersebut," lanjut mereka.

Kelas penuh sesak dan berkeringat

"Sebelum fasilitas olahraga ditutup, total 217 siswa terpapar di 12 fasilitas, tingkat serangan 26,3%," tambah mereka.

"Kelas kebugaran telah menjadi populer di Korea Selatan karena intensitas aerobik yang tinggi," tim merujuk pada kelas Zumba, kelas gaya dansa yang diiringi dengan musik penuh energi dan jarak yang padat.

Sejumlah faktor mungkin telah membuat virus lebih mudah menyebar, menurut peneliti.

Ilustrasi latihan zumba (Shutterstock)

"Suasana lembap dan hangat di fasilitas olahraga ditambah dengan aliran udara turbulen yang dihasilkan oleh latihan fisik yang intens, dapat menyebabkan transmisi droplet mudah," tambah mereka.

Kelas yang berkaitan dengan transmisi memiliki lima hingga 22 siswa dan berlangsung di ruang kecil selama hampir satu jam. Tidak ada kasus terlihat di kelas dengan kurang dari lima peserta.

Namun, ada instruktur yang megajar pilates dan yoga tidak terinfeksi Covid-19, muridnya pun demikian.

"Kami berhipotesis bahwa intensitas Pilates dan yoga yang lebih rendah tidak menyebabkan efek penularan yang sama dengan kelas-kelas tari kebugaran yang lebih intens," kata para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klub Korea Selatan Ini Diduga Pakai Boneka Seks untuk Ramaikan Stadion

Klub Korea Selatan Ini Diduga Pakai Boneka Seks untuk Ramaikan Stadion

Bola | Senin, 18 Mei 2020 | 11:09 WIB

Klaster Klab Malam Tambah 5 Kasus Baru Virus Corona di Korea Selatan

Klaster Klab Malam Tambah 5 Kasus Baru Virus Corona di Korea Selatan

Health | Senin, 18 Mei 2020 | 11:06 WIB

Mempelajari Cara Korea Selatan Melacak Kasus Penderita Covid-19

Mempelajari Cara Korea Selatan Melacak Kasus Penderita Covid-19

News | Senin, 18 Mei 2020 | 03:59 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB