Survei: Lockdown Bikin Orang Tambah Gemuk, Kamu Gimana?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 20 Mei 2020 | 19:27 WIB
Survei: Lockdown Bikin Orang Tambah Gemuk, Kamu Gimana?
Ilustrasi berat badan. (sumber: Shutterstock)

Suara.com - Survei: Lockdown Bikin Orang Tambah Gemuk, Kamu Gimana?

Menurut dua jajak pendapat terbaru dari Web MD, pembatasan fisik atau lockdown di beberapa negara telah membuat berat badan banyak orang bertambah alias gemuk.

Di Amerika Serikat, banyak perempuan merasa gemuk. Sementara secara internasional, lebih banyak pria melaporkan harus melonggarkan ikat pinggang akibat pandemi.

Ilustrasi perut bergelambir. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi gemuk tambah berat badan. (Sumber: Shutterstock)

Dalam sebuah jajak pendapat terhadap 1.012 pembaca WebMD AS, 47 persen wanita dan 22 persen pria merespons bahwa mereka bertambah berat karena pembatasan Covid-19.

Sebagian besar mengatakan kenaikan berat badan mereka relatif minimal, dengan 75 persen melaporkan kenaikan berat badan antara 0,5 kg hingga 4 kg.

Hanya 4 persen responden yang mengatakan berat badannya bertambah hingga lebih dari 9 kg, dan 21% mengatakan mereka mendapatkan antara 4,5kg dan 9 kg.

Dalam jajak pendapat terpisah dari 900 pembaca WebMD internasional, 34 persen perempuan dan 55 persen laki-laki melaporkan kenaikan berat badan dalam karantina.

Bagi orang Amerika, mayoritas 59 persen berat badan itu disebabkan karena kurang olahraga dan stres yang membuatnya makan lebih banyak, sementara 21 persen mengatakan itu karena mereka minum lebih banyak alkohol.

Meski WHO menyebut minuman keras sebagai jalan keluar yang tidak membantu karena secara langsung memengaruhi sistem kekebalan, penjualan minuman beralkohol telah meningkat di AS sebagai cara untuk mengatasi pandemi.

baca juga

Bagi mereka di luar AS, kurangnya olahraga disebut sebagai penyebab utama kenaikan berat badan, diikuti oleh stres makan, dengan lebih banyak alkohol hanya menjadi penyebab bagi 17 persem orang.

“Kita beralih ke makanan yang menenangkan untuk membantu diri kita merasa lebih baik, tetapi pada kenyataannya, tidak hanya itu tidak membantu meringankan stres dan kecemasan, itu mungkin memperburuknya karena orang hanya merasa tidak enak ketika makan tinggi lemak, tinggi makanan-karbohidrat seperti kebanyakan dari kita,“ kata Direktur medis WebMD, Dr. Michael Smith.

“Semoga saat new normal mulai menetap, orang sekarang dapat menemukan motivasi untuk kembali ke jadwal yang lebih teratur, meraih makanan yang lebih sehat, dan mencari peluang untuk memasukkan lebih banyak aktivitas sepanjang hari mereka,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obesitas Memperparah Covid-19, Jaga Berat Badan agar Tetap Sehat!

Obesitas Memperparah Covid-19, Jaga Berat Badan agar Tetap Sehat!

Health | Selasa, 21 April 2020 | 20:27 WIB

Dikira Gemuk, Ternyata Ada 4 Kg Kista Ovarium di Perut Perempuan Ini

Dikira Gemuk, Ternyata Ada 4 Kg Kista Ovarium di Perut Perempuan Ini

Health | Senin, 06 April 2020 | 19:10 WIB

Orang Gemuk Disebut Lebih Baik dalam Melawan Kanker, Ini Temuan Peneliti

Orang Gemuk Disebut Lebih Baik dalam Melawan Kanker, Ini Temuan Peneliti

Health | Jum'at, 27 Desember 2019 | 20:05 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×