Di Rumah Aja, Kenapa Anak Malah Jadi Nempel Terus Sama Orangtua?

Vania Rossa

Sabtu, 23 Mei 2020 | 06:24 WIB
Di Rumah Aja, Kenapa Anak Malah Jadi Nempel Terus Sama Orangtua?
Ilustrasi anak nempel sama orangtua. (Shutterstock)

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang perubahan perilaku anak yang lebih besar, ketiga ahli di atas menekankan pentingnya berbicara dengan dokter atau profesional kesehatan mental.

3. Sangat penting untuk menjaga rutinitas

Mungkin saran terakhir yang ingin didengar oleh orangtua mana pun saat ini adalah menetapkan rutinitas itu penting. Kami tahu, kelelahan harus menjalani WFH sekaligus mengasuh anak membuat para orangtua kelelahan.

Tetapi para ahli mengatakan bahwa menciptakan rutinitas harian sangat penting daripada memastikan anak Anda tetap belajar. Rutinitas memberi mereka rasa aman yang mendasar, hal yang sangat penting saat ini.

"Rutinitas memberi anak-anak struktur dan harapan tentang apa yang terjadi pada siang hari," kata Jenny Yip, seorang psikolog klinis yang berbasis di Los Angeles.

Mainkan suatu permainan bersama, kata Yip. Atau, bacalah buku. Memberi anak-anak sedikit perhatian penuh dapat 'mengisi' sisi emosional mereka, sehingga anak tak lagi terlalu bergantung pada Anda.

Juga patut dicatat bahwa jika anak-anak memiliki tingkat rutinitas tertentu, pergantian kembali ke kehidupan di luar rumah saat pandemi Covid-19 berakhir, akan berlangsung lebih mudah.

4. Tenang dan percaya diri, agar anak meniru perilaku Anda

Anak-anak sangat mungkin merasa gelisah dengan kondisi yang sedang terjadi di luar sana. Bahkan, meski Anda berusaha menjauhkan mereka dari terlalu banyak berita, mereka mungkin akan menangkap emosi lain dari Anda yang membuat mereka tidak nyaman. Dan hal ini pada akhirnya akan membuat anak semakin melekat pada Anda untuk mencari keamanan.

Jadi, cobalah kelaola perilaku Anda. Anda bukannya harus berpura-pura menganggap semua baik-baik saja, tetapi Anda harus benar-benar memperhatikan betapa takut dan cemasnya si kecil saat ini.

"Dalam situasi yang ambigu, anak-anak meminta bantuan orangtua mereka tentang cara merespons suatu hal," kata Reinecke.
“Jika orangtua merasa tenang dan percaya diri, anak akan memahami ini," katanya lagi.

Banyak anak-anak sangat sedih dengan semua perubahan yang mereka alami dalam beberapa bulan terakhir - tidak ada sekolah, tidak ada teman, tidak ada kelas olahraga atau kelas musik, tidak ada rutinitas dan sosialisasi seperti dulu.

Meski mereka 'berkumpul' dengan teman-teman dan guru melalui Zoom, tetapi itu tidak sama. Jadi, memang hanya Andalah yang mereka miliki saat ini.

"Banyak anak menjadi lebih melekat pada orangtua mereka [karena] mereka memiliki lebih sedikit cara untuk bersosialisasi dengan orang lain," kata Meyers.

Jadi, tak perlu lagi merasa kesal jika anak menempel terus pada Anda saat kita semua harus di rumah aja, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Inspirasi untuk Mempersiapkan Hari Lebaran di Rumah Aja

5 Inspirasi untuk Mempersiapkan Hari Lebaran di Rumah Aja

Video | Jum'at, 22 Mei 2020 | 15:00 WIB

Inilah 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh Karena Lama di Rumah Aja

Inilah 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh Karena Lama di Rumah Aja

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 20:00 WIB

5 Tips Rayakan Lebaran saat Pandemi di Rumah Aja

5 Tips Rayakan Lebaran saat Pandemi di Rumah Aja

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB