Berbeda dengan Saudaranya, SARS-CoV-2 Punya Bentuk Khas!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 26 Mei 2020 | 19:00 WIB
Berbeda dengan Saudaranya, SARS-CoV-2 Punya Bentuk Khas!
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Nama virus corona berasal dari paku seperti mahkota di sekitar tubuh virus. Berbeda dengan virus corona lainnya, SARS-CoV-2 memiliki ciri khas pada pakunya, keanehan berbentuk lingkaran yang menurut beberapa peneliti, memungkinkannya menyerang paru-paru.

Tambahan kecil ini mungkin menjelaskan bagaimana virus corona dapat ditularkan dari orang ke orang sejak awal, sebelum gejala muncul.

Lingkaran mikroskopis ini telah menjadi 'obsesi' para ilmuwan dalam menguraikan cara kerja virus corona baru dan cara menghentikannya.

Dilansir dari BuzzFeed News, mencari tahu bagaimana cara virus corona menyerang tubuh sangat penting untuk memahami apa yang mengubah jenis virus biasa menjadi mematikan.

COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

Setiap virus corona yang menginfeksi manusia menggunakan lonjakan protein sebagai semacam 'senjata' agar mereka dapat menempel pada sel manusia. Ada jenis empat virus corona dalam sehari-hari yang menyebabkan 10% hingga 30% pilek.

Namun, lonjakan protein pada virus corona jenis baru sedikit berbeda. Gen-nya mengandung instruksi unik yang membentuk lingkaran protein tambahan yang berada di tengah paku, di ujung virus.

Ketika SARS-CoV-2 menyerang inangnya, ia menempel pada reseptor dan menyebabkan reaksi, yang disebut furin, memotong lingkaran tersebut, memisahkannya dari tubuh.

Dengan ujungnya keluar, paku itu kemudian melebur ke sel, menarik virus masuk ke dalam sel, dan memungkinkan RNA menyerang bagian dalam sel. RNA membajak sel, mengubahnya menjadi pabrik untuk mereplikasi diri.

"Apa yang kami dapatkan adalah virus yang sangat unik. Ini sedikit seperti Jekyll and Hyde, kata hali virologi Cornell University, Gary Whittaker.

baca juga

Lingkaran protein ini dapat membantu menjelaskan betapa berbedanya SARS-CoV-2 menginfeksi manusia dibandingkan SARS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Virus Corona yang Keluar saat Berbicara Bertahan 14 Menit di Udara

Studi: Virus Corona yang Keluar saat Berbicara Bertahan 14 Menit di Udara

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 15:21 WIB

Studi: Mencuci Tangan 6 Kali Sehari Mengurangi Risiko Infeksi Virus Corona

Studi: Mencuci Tangan 6 Kali Sehari Mengurangi Risiko Infeksi Virus Corona

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 10:48 WIB

Hati-hati, Bicara dengan Suara Keras Lebih Berisiko Sebarkan Virus Corona!

Hati-hati, Bicara dengan Suara Keras Lebih Berisiko Sebarkan Virus Corona!

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×