Studi: Mencuci Tangan 6 Kali Sehari Mengurangi Risiko Infeksi Virus Corona

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 25 Mei 2020 | 10:48 WIB
Studi: Mencuci Tangan 6 Kali Sehari Mengurangi Risiko Infeksi Virus Corona
Ilustrasi. mencuci tangan. (Shutterstock)

Suara.com - Praktik kebersihan kecil, seperti mencuci tangan, memiliki manfaat besar bagi kesehatan kita. Salah satunya adalah mencegah kita terkena infeksi virus corona.

Berdasarkan sebuah studi dari peneliti di Inggris menunjukkan, mencuci tangan setidaknya enam hingga 10 kali sehari dapat mengurangi risiko infeksi, termasuk virus corona.

Peneliti melihat data pada 2006 hingga 2009, terhadap virus yang secara struktural sangat mirip dengan strain SARS-CoV-2 ini.

Virus corona merupakan keluarga virus yang paling sering menyebabkan penyakit ringan, seperti flu biasa. Dan semuanya, termasuk pandemi Covid-19 yang saat ini tengah terjadi, dapat dibunuh menggunakan air serta sabun.

Ilustrasi mencuci tangan. (Pixabay)
Ilustrasi mencuci tangan. (Pixabay)

Dilansir BBC, setiap musim dingin, Medical Research Council melakukan survey kepada warga di Inggris apakah mereka memiliki gejala sakit pernapasan seperti flu dan menguji mereka yang terkena infeksi virus corona penyebab flu biasa.

Penelitian yang dipublikasikan di Wellcome Open Research dan sedang menunggu peer-review ini menemukan 1.663 peserta jauh lebih kecil kemungkinannya terinfeksi apabila mereka mencuci tangan setidaknya enam kali sehari,

Namun, mencuci tangan lebih dari 10 kali tampaknya tidak mengurangi risiko infeksi lebih lanjut.

"Kebersihan tangan yang baik harus dilakukan setiap saat, terlepas dari apakah Anda menunjukkan gejala atau tidak," jelas penulis studi Dr. Sarah Beale, dari University College London.

Ilustrasi mencuci tangan. (Pixabay)
Ilustrasi mencuci tangan. (Pixabay)

"Ini akan membantu melindungi dirimu dan mencegah, tanpa disadari, menyebarkan vius ke orang lain di sekitarmu."

Di sisi lain, pakar dari Kesehatan Masyarakat Inggris juga mengatakan mencuci tangan selama 20 detik adalah salah satu cara terbaik untuk menghentikan penyebaran virus corona.

"Terutama setelah Anda bersin atau batuk, serta sebelum makan atau memasak. Juga, itu ide bagus untuk membiasakan diri setelah Anda keluar di tempat umum atau di transportasi umum," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Virus Corona, Apakah Sabun Batangan Aman untuk Mencuci Tangan?

Cegah Virus Corona, Apakah Sabun Batangan Aman untuk Mencuci Tangan?

Health | Senin, 16 Maret 2020 | 14:17 WIB

Jijik, Ternyata Banyak Pria Tidak Mencuci Tangan setelah Pakai Toilet

Jijik, Ternyata Banyak Pria Tidak Mencuci Tangan setelah Pakai Toilet

Health | Minggu, 08 Maret 2020 | 12:12 WIB

Cegah Penyebaran Corona, Kapan Seharusnya Kamu Mencuci Tangan?

Cegah Penyebaran Corona, Kapan Seharusnya Kamu Mencuci Tangan?

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB