Cara Aman Mengonsumsi Makanan Kaleng, Lakukan 4 Hal Ini

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 27 Mei 2020 | 07:47 WIB
Cara Aman Mengonsumsi Makanan Kaleng, Lakukan 4 Hal Ini
Ilustrasi makanan kaleng. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Makanan kaleng sejatinya adalah makanan masak yang diawetkan. Praktis, karena kita hanya tinggal memanaskannya ketika ingin menyantapnya. Mengonsumsi makanan kaleng biasanya jadi solusi saat kita tak punya banyak waktu untuk memasak.

Namun, banyak orang takut mengonsumsi makanan kaleng, lantaran dianggap sebagai makanan awetan dan tak bergizi. Padahal, dilansir dari Healthline, menurut Kayla McDonell, RD, seorang nutrisionis, proses pengwetan dengan pengalengan justru akan menyimpan sebagian besar nutrisi makanan.

Kandungan protein, karbohidrat, dan lemak pada makanan tidak terpengaruh oleh proses pengalengan. Pun sebagian besar mineral dan vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E dan K juga dipertahankan. Itu sebabnya, penelitian menunjukkan bahwa makanan tinggi nutrisi tidak kehilangan nutrisinya setelah dikalengkan.

Tapi, karena proses pengawetan dengan pengalengan biasanya melibatkan panas tinggi, beberapa jenis vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin B dan vitamin C memang dapat rusak. Namun kerusakan ini tidak hanya terjadi pada makanan kaleng, karena faktanya vitamin-vitamin ini juga dapat hilang selama proses pemasakan normal akibat suhu tinggi yang digunakan.

Nah, jadi sebenarnya tidak masalah kalau sesekali Anda mengandalkan makanan kaleng sebagai makanan siap saji di rumah. Biasanya, jenis makanan yang dikalengkan adalah buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, sup, daging, dan makanan laut.

Tapi ingat, ada rambu-rambu yang harus diperhatikan. Makanan kaleng rentan tercemar bakteri Clostridium botulinum yang menyebabkan botulisme, sejenis keracunan makanan yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan bahkan kematian. Pastikan Anda mengolah makanan kaleng dengan tepat. Begini cara aman mengonsumsi makanan kaleng.

1. Pilih makanan kaleng dengan kondisi fisik baik

Artinya, kondisi fisik kaleng harus masih utuh, tidak gembung, tidak ada karat, bocor, penyok atau luka yang menyebabkan tergoresnya permukaan kaleng.

2. Tiriskan cairan di dalam kaleng sebelum dimasak

Makanan kaleng umumnya direndam dalam cairan yang mengandung natrium atau gula tinggi yang berfungsi sebagai pengawet. Buang cairan atau kuah dalam makanan kaleng. Anda bisa membuat kuah sendiri dengan bahan-bahan segar untuk mengurangi kadar natrium atau gula dalam makanan.

3. Masak kembali makanan kaleng

Meski makanan kaleng sudah matang, Anda harus tetap memasaknya kembali sebelum dikonsumsi. Khususnya untuk daging dan seafood, pastikan proses pemasakan kembali ini mencapai suhu optimal agar aman dari bakteri berbahaya.

4. Pindahkan sisa makanan kaleng yang tak habis

Makanan kaleng yang tak habis harus segera dipindahkan ke wadah lain dan tutup rapat agar tak terpapar udara. Sangat tidak disarankan menyimpan sisa makanan kaleng di dalam kaleng bawaannya. Biasanya, makanan kaleng yang tak langsung habis dikonsumsi adalah kornet, manisan buah, atau sup.

Nah, itu dia cara aman mengonsumsi makanan kaleng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Cara Mengolah Makanan Cepat Saji Dengan Rumus ABCDE Selama di Rumah Aja

Ini Cara Mengolah Makanan Cepat Saji Dengan Rumus ABCDE Selama di Rumah Aja

Lifestyle | Rabu, 08 April 2020 | 10:54 WIB

Tips Pilih Makanan Kaleng : Jangan Dimakan Jika Bentuk Dagingnya Hancur

Tips Pilih Makanan Kaleng : Jangan Dimakan Jika Bentuk Dagingnya Hancur

Lifestyle | Minggu, 15 September 2019 | 10:05 WIB

6  Alasan Tidak Mengonsumsi Tomat Kalengan

6 Alasan Tidak Mengonsumsi Tomat Kalengan

Health | Sabtu, 27 Desember 2014 | 14:30 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB